Geger Siaga Darurat: Polsek Geger Gelar Coaching Clinic First Responder Lintas Instansi
- account_circle Her
- calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
- comment 0 komentar

Peserta mengikuti Coaching Clinic First Responder Polsek Geger di Pendopo Kecamatan Geger, Madiun. (Foto : Her, NewsTujuh)
Coaching Clinic First Responder yang digelar Polsek Geger sebagai bagian dari upaya memperkuat respons awal terhadap berbagai kejadian darurat.
NEWSTUJUH.COM, KABUPATEN MADIUN — Pendopo Kantor Kecamatan Geger tampak dipadati puluhan peserta sejak Selasa pagi (25/11/2025). Sebanyak 65 peserta dari berbagai unsur keamanan dan masyarakat mengikuti kegiatan Coaching Clinic First Responder yang digelar Polsek Geger sebagai bagian dari upaya memperkuat respons awal terhadap berbagai kejadian darurat.
Peserta berasal dari Bhabinkamtibmas Polsek Geger, Babinsa Koramil 0803/11, linmas desa, Banser, Pamter PSHT, dan Korlap PSHW—mereka yang selama ini menjadi pihak pertama yang hadir saat masyarakat membutuhkan bantuan.
Kapolsek Geger, AKP Hafiz Prasetia Akbar, menegaskan bahwa kemampuan respons awal sangat menentukan keselamatan warga.
“Pelatihan ini kami hadirkan untuk meningkatkan kesiapsiagaan seluruh unsur keamanan di wilayah Geger. Tujuan utamanya adalah menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, tepat, dan responsif kepada masyarakat,” ujar AKP Hafiz.
Pelatihan dikemas dalam empat pos materi dengan menghadirkan instruktur dari lintas instansi.
Pemateri dari Identifikasi Kepolisian Polres Madiun memberikan pembekalan mengenai pentingnya menjaga status quo di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Poin penting termasuk:
langkah pertama saat tiba di TKP,
pengamanan area,
pencegahan kontaminasi barang bukti.
“Petugas pertama sangat menentukan proses penyidikan. Kesalahan kecil bisa menyebabkan hilangnya bukti penting,” jelas instruktur.

Kapolsek Geger AKP Hafiz Prasetia Akbar coba praktek gunakan APAR, dan teknik pemadaman dari Damkar Kabupaten Madiun.
Petugas dari Damkar melatih peserta mengenai:
penggunaan APAR,
teknik pemadaman awal sebelum unit damkar tiba,
pengamanan area kebakaran.
Materi ini penting mengingat kejadian kebakaran sering membutuhkan penanganan cepat.
BPBD Kabupaten Madiun memberikan materi mengenai penanganan bencana, terutama potensi angin puting beliung yang kerap terjadi di wilayah Geger.
Peserta dilatih tentang:
evakuasi korban,
keselamatan personel,
penggunaan gergaji mesin untuk membuka akses darurat.
Materi kesehatan meliputi:
penanganan luka berat dan kecelakaan,
stabilisasi awal korban,
teknik dasar penyelamatan jiwa.
Tenaga medis menekankan bahwa kemampuan ini sangat penting karena petugas lapangan sering menjadi pihak pertama yang menemukan korban sebelum tim medis tiba.
Seluruh rangkaian pelatihan disusun agar peserta memahami alur penanganan darurat secara menyeluruh, mulai dari keamanan, kesehatan, hingga mitigasi bencana.
“Kami berharap pelatihan ini meningkatkan kesiapsiagaan seluruh garda terdepan di Kecamatan Geger. Sinergi aparat dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan tanggap darurat,” tegas Kapolsek AKP Hafiz.
Kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi antarinstansi sekaligus penguatan kapasitas personel di tingkat desa sehingga berbagai kejadian menonjol dapat ditangani lebih cepat dan efisien.
- Penulis: Her
- Editor: Narulata

Saat ini belum ada komentar