Kecelakaan tol Madiun, Empat suporter PSS Sleman dilaporkan meninggal dunia di KM 616 Tol Ngawi–Kertosono, Saradan, Kabupaten Madiun.
NEWSTUJUH.COM, MADIUN – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan minibus pengangkut suporter PSS Sleman dan sebuah truk terjadi di KM 616 ruas Tol Ngawi–Kertosono, tepatnya di Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Minggu (18/10/2026) pagi. Insiden tersebut mengakibatkan empat orang dilaporkan meninggal dunia.
Kecelakaan itu melibatkan minibus Toyota Hiace bernomor polisi AB 7831 E dan truk bernomor polisi H 1872 AG yang dikemudikan Hisam Masud. Berdasarkan informasi awal, minibus yang melaju dari arah barat menuju Surabaya tersebut menabrak bagian belakang truk yang berjalan di jalur lambat.
Minibus itu diketahui membawa rombongan suporter PSS Sleman yang hendak menyaksikan pertandingan sepak bola melawan Persebaya Surabaya di Kota Surabaya.
Salah seorang penumpang, Dimas Adi Prakoso (21), warga Sleman, menuturkan bahwa rombongan berangkat sekitar pukul 03.00 WIB. Menurut keterangannya, rombongan tersebut terdiri atas empat kendaraan, dengan masing-masing minibus membawa sekitar 15 penumpang beserta pengemudi.
Dimas mengaku tidak mengetahui secara pasti bagaimana kecelakaan tersebut terjadi karena sedang tertidur di bangku baris kedua di belakang pengemudi.
“Saat itu saya sedang tidur. Kejadian tepatnya saya tidak tahu. Saat terbangun, kondisi mobil sudah terbalik,” ungkap Dimas.
Ia juga menuturkan bahwa ketika tersadar, kendaraan yang ditumpanginya sudah dalam posisi terbalik dan sejumlah penumpang terlempar keluar dari minibus.
Kasat Lantas Polres Madiun, AKP Dristica Brian Arya Leviantona, membenarkan terjadinya kecelakaan yang melibatkan minibus rombongan suporter sepak bola dan sebuah truk di KM 616 Tol Ngawi–Kertosono.
“Kecelakaan diperkirakan terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Minibus yang membawa rombongan suporter dari Sleman menuju Surabaya itu menabrak bagian belakang truk yang melaju di jalur lambat”, jelasnya.
Berdasarkan data awal yang disampaikan pihak kepolisian, empat orang dilaporkan meninggal dunia, dua orang mengalami luka berat, dan empat lainnya mengalami luka ringan.
Seluruh korban telah dievakuasi ke RSUD Caruban untuk mendapatkan penanganan medis sesuai kondisi masing-masing.
Sementara itu, petugas Satlantas Polres Madiun melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti dan menyelidiki penyebab pasti kecelakaan. Hingga proses penyelidikan berlangsung, penyebab insiden tersebut masih didalami oleh kepolisian.
Pihak kepolisian juga melakukan pendataan terhadap para korban serta penanganan lebih lanjut atas kecelakaan yang melibatkan rombongan suporter PSS Sleman tersebut.













