Berita UtamaInternasional

Jokowi Jadi Pembicara Utama Dialog Perdamaian Internasional di Penang

112
×

Jokowi Jadi Pembicara Utama Dialog Perdamaian Internasional di Penang

Sebarkan artikel ini
Jokowi
Jokowi ketika menjadi pembicara utama dalam forum internasional perdana Penang Peace Dialogue 2026 (Foto: Dok Bharian.com, Malaysia)

NEWSTUJUH.COM, PENANG – Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo atau Jokowi melakukan kunjungan ke Penang, Malaysia, untuk menjadi pembicara utama dalam forum internasional perdana Penang Peace Dialogue 2026.

Kehadiran Jokowi menjadi perhatian dalam forum yang mengangkat tema “Bridging Civilisations in a Multipolar World” atau menjembatani peradaban dalam dunia multipolar. Forum tersebut mempertemukan tokoh, akademisi dan delegasi dari berbagai negara untuk membahas perdamaian serta tantangan dunia yang semakin kompleks.

Dalam agenda tersebut, Jokowi hadir bersama Ketua Menteri Pulau Pinang, Chow Kon Yeow. Keduanya menjadi tamu kehormatan dalam rangkaian pembukaan Penang Peace Dialogue 2026 yang digelar di George Town, Penang.

Jokowi dan Chow Kon Yeow turut menghadiri jamuan makan malam gala di Hotel Jen Georgetown by Shangri-La. Ketua Menteri Pulau Pinang dijadwalkan menyampaikan sambutan sebelum Jokowi memberikan pidato dalam forum internasional tersebut.

Setelah penyampaian sambutan, Jokowi dan Chow Kon Yeow juga menjadi bagian dari prosesi pembukaan resmi Penang Peace Dialogue. Forum ini dihadiri ratusan delegasi serta sejumlah tokoh internasional dari berbagai bidang.

Dalam forum tersebut, Jokowi menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya membangun perdamaian melalui kemauan para pemimpin dan masyarakat untuk saling mendengarkan serta memahami satu sama lain.

Menurut Jokowi, perdamaian tidak dapat dibangun hanya melalui kebijakan atau kesepakatan di atas kertas. Keamanan dan perdamaian membutuhkan kepercayaan, komunikasi serta kesediaan semua pihak untuk memahami persoalan dari sudut pandang yang berbeda.

“Dasar keamanan bermula dari kesediaan pemimpin dan rakyat untuk saling mendengar dan memahami,” ujar Jokowi, Sabtu (05/09/2026) dikutip harian Malaysia Bharian.com

Jokowi menilai dunia saat ini menghadapi tantangan besar akibat konflik geopolitik, persaingan kepentingan hingga meningkatnya polarisasi. Karena itu, dialog antarperadaban menjadi salah satu jalan penting untuk membangun saling pengertian dan mencegah konflik semakin meluas.

Penang Peace Dialogue 2026 menjadi ruang pertukaran gagasan bagi berbagai pihak untuk mencari pendekatan baru dalam menghadapi persoalan global. Kehadiran Jokowi bersama Ketua Menteri Pulau Pinang Chow Kon Yeow turut memperkuat perhatian terhadap forum perdamaian internasional tersebut.

Kedatangan Jokowi di Malaysia juga mendapat sambutan dari masyarakat setempat. Kehadirannya menarik perhatian sejumlah warga yang antusias untuk melihat langsung dan mengabadikan momen bersama mantan Presiden Republik Indonesia tersebut.

Forum perdamaian ini diharapkan menjadi agenda berkelanjutan yang mampu mempertemukan berbagai perspektif dunia. Pesan Jokowi mengenai pentingnya mendengarkan dan memahami dinilai relevan di tengah kondisi global yang masih diwarnai berbagai konflik dan ketegangan.

Kunjungan Jokowi ke Penang sekaligus menegaskan pentingnya dialog sebagai instrumen untuk membangun perdamaian. Di tengah dunia yang semakin multipolar, komunikasi, kepercayaan dan saling pengertian menjadi fondasi untuk menjembatani perbedaan antarbangsa dan peradaban.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *