Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Jawa Timur » Antrean Panjang Pasien Ginjal, RSUD dr. Iskak Tulungagung

Antrean Panjang Pasien Ginjal, RSUD dr. Iskak Tulungagung

  • account_circle Hery
  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

RSUD dr. Iskak Tulungagung berencana menambah 45–50 mesin cuci darah untuk mengatasi antrean pasien ginjal dan meningkatkan layanan hemodialisis di wilayah Tulungagung.

NEWSTUJUH.COM, TULUNGAGUNG –  RSUD dr. Iskak Tulungagung berencana meningkatkan kapasitas layanan hemodialisis atau cuci darah dengan menambah puluhan unit mesin baru. Langkah ini dilakukan untuk mengatasi tingginya kebutuhan layanan bagi pasien penyakit ginjal yang terus meningkat.

Direktur RSUD dr. Iskak Tulungagung, dr. Zuhrotul Aini, menyampaikan bahwa saat ini layanan hemodialisis di wilayah Tulungagung masih terbatas. Dari seluruh fasilitas kesehatan yang ada, hanya tiga rumah sakit yang menyediakan layanan tersebut, yakni RSUD dr. Iskak, RS Bhayangkara, dan Rumah Sakit Islam (RSI).

Di RSUD dr. Iskak sendiri, tersedia 35 unit mesin hemodialisis yang setiap harinya melayani sekitar 100 pasien. Dengan durasi pelayanan satu pasien yang memerlukan waktu sekitar empat hingga lima jam, antrean layanan cuci darah masih sering terjadi.

Menurut dr. Aini, kondisi tersebut menjadi dasar perencanaan penambahan fasilitas layanan. Manajemen rumah sakit menargetkan penambahan sekitar 45 hingga 50 unit mesin hemodialisis secara bertahap agar pelayanan terhadap pasien bisa lebih maksimal.

Penambahan fasilitas ini tidak hanya sebatas pengadaan alat medis. Rumah sakit juga mempersiapkan pembangunan ruang layanan baru serta menyiapkan tenaga kesehatan yang kompeten. Saat ini, sebanyak 17 perawat telah mendaftar untuk mengikuti pelatihan khusus layanan hemodialisis.

RSUD dr. Iskak selama ini tidak hanya melayani pasien dari wilayah Tulungagung, tetapi juga menerima rujukan dari berbagai daerah sekitar. Oleh karena itu, penguatan fasilitas layanan cuci darah dinilai menjadi kebutuhan penting guna menjaga mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

 

 

 

 

 

Wartawan : Bayu Krisna

Hery Anggorowati News Tujuh

Penulis

Hery Anggorowati/HeranosLahir di Madiun dan berlatar pendidikan SMK. Berpengalaman di bidang administrasi yang membentuk ketelitian dan disiplin kerja. Saat ini aktif menekuni dunia kepenulisan dengan gaya cair dan eksploratif. Menghadirkan karya yang komunikatif, relevan, serta mudah dipahami pembaca.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

expand_less