Mantan Wamenaker Noel, Skill Magic dan Hoki
- account_circle Naw
- calendar_month 5 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Mantan Wamenaker Imanuel Ebenezer alias Noel (Foto: NewsTujuh)
Immanuel Ebenezer alias Noel, mantan Wamenaker, resmi jadi terdakwa kasus dugaan pemerasan sertifikasi K3 senilai Rp6,5 miliar. Simak profil, perjalanan karier, dan daftar kekayaannya.
NEWSTUJUH.COM, MADIUN – Perjalanan karier mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer yang akrab disapa Noel bak kisah tentang hoki yang membumbung tinggi sebelum akhirnya terjun bebas.
Sosok yang dikenal dekat dengan kalangan akar rumput itu kini harus menghadapi proses hukum setelah terseret kasus dugaan pemerasan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
Noel sebelumnya terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada Agustus 2025. OTT tersebut berkaitan dengan dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikasi dan lisensi K3 terhadap sejumlah perusahaan. Kasus ini kemudian bergulir ke meja hijau.
Pada Senin (19/01/2026) Januari lalu, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menetapkan Noel sebagai terdakwa dalam perkara tersebut. Dalam sidang dakwaan kasus korupsi itu, jaksa menyebut Noel bersama sejumlah pihak didakwa menerima uang hasil pemerasan terhadap para pemohon sertifikat dan lisensi K3.
Jaksa menyampaikan, terdakwa Immanuel Ebenezer bersama Fahrurozi, Hery Sutanto, Subhan, Gerry Aditya Herwanto Putra, Irvian Bobby Mahendro, Sekarsari Kartika Putri, Anitasari Kusumawati, Supriadi, Miki Mahfud, dan Temurila diduga telah memaksa para pemohon sertifikasi dan lisensi K3 menyerahkan uang dengan total mencapai Rp 6.522.360.000. Angka tersebut menjadi salah satu poin utama dalam dakwaan yang dibacakan di persidangan.
Jalan Noel Dari Ojol ke Kursi Wamenaker
Sebelum terseret kasus hukum, Noel dikenal sebagai pendiri dan Ketua Umum Jokowi Mania (JoMan), kelompok relawan pendukung Joko Widodo Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019. Ia juga kerap mengisahkan perjalanan hidupnya yang pernah menjadi pengemudi ojek online (ojol).
Dalam sebuah kunjungan kerja ke perusahaan ojol di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, pada 8 November 2024, Noel mengaku pernah menjadi driver ojol pada 2016. Bahkan, ia menyebut anaknya juga pernah menjadi pengemudi ojol.
“Saya pernah menjadi driver ojol pada tahun 2016 dan anak saya pun jadi driver ojol. Saat daftar ojol, surat nikah saya jadi jaminan. Sedangkan anak saya, ijazah jadi jaminan ke perusahaan,” ujar Noel kala itu.
Ia bahkan mengaku hafal titik-titik “gacor” di Jakarta saat mencari penumpang. Menurutnya, kawasan Tanjung Barat hingga Grand Indonesia menjadi lokasi potensial bagi pengemudi ojol untuk mendapatkan banyak order.
Noel lahir di Riau pada 22 Juli 1975 dan merupakan lulusan Sarjana Ilmu Sosial dari Universitas Satya Negara Indonesia pada 2004. Ia juga pernah menjabat sebagai komisaris di anak perusahaan BUMN PT Pupuk Indonesia (Persero), yakni PT Mega Eltra periode 2021–2022 yang bergerak di bidang perdagangan, jasa konstruksi, keagenan, hingga industri cat.
Pada 2023, Noel bergabung dengan Partai Gerindra dan menjadi relawan utama Prabowo Mania. Karier politiknya mencapai puncak ketika pada Oktober 2024 ia diangkat sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan dalam Kabinet Merah Putih di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
LHKPN dan Daftar Kekayaan Noel
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan pada 17 Januari 2025, total kekayaan Noel tercatat sebesar Rp 17,62 miliar tanpa catatan utang. Sebagian besar asetnya berupa tanah dan bangunan di Kota Depok dengan nilai sekitar Rp 12,1 miliar.
Selain itu, ia memiliki kendaraan dengan total nilai Rp 3,33 miliar, di antaranya Mitsubishi Pajero tahun 2020 senilai Rp 500 juta, Kia Picanto tahun 2015 senilai Rp 90 juta, Yamaha NMAX tahun 2015 senilai Rp 16 juta, Toyota Fortuner tahun 2022 senilai Rp 430 juta, serta Toyota Land Cruiser 300 VX tahun 2023 senilai Rp 2,3 miliar.
Pada pos harta bergerak lainnya, Noel tercatat memiliki kekayaan sekitar Rp 109,5 juta, serta kas dan setara kas sebesar Rp 2,02 miliar.
Perjalanan Noel dari pengemudi ojol hingga menduduki kursi Wamenaker sempat dipandang sebagai simbol mobilitas sosial dan skill, magic, serta hoki dalam dunia politik. Namun kini, perjalanan tersebut diuji oleh proses hukum yang tengah berjalan, yang akan menentukan babak berikutnya dalam kisah kariernya.
Penulis Naw
Wartawan kelahiran Madiun yang telah berkecimpung di dunia jurnalistik sejak 2005 di Jakarta. Lulusan Sarjana Ekonomi, dan pernah bergabung di sebuah stasiun televisi sebagai operator teleprompter di awal tahunnya berkarir.



Saat ini belum ada komentar