83 ASN Tulungagung Resmi Purna Tugas 2026, Bupati Gatut Sunu: Regenerasi Harus Adaptif dan Berkelanjutan
- account_circle Hery
- calendar_month 9 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Prosesi purna tugas ASN Tulungagung di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso. (Foto : Bayu Krisna, NewsTujuh)
Sebanyak 83 ASN Tulungagung resmi purna tugas 2026. Bupati Gatut Sunu Wibowo tekankan regenerasi birokrasi yang adaptif dan berkelanjutan.
NEWSTUJUH.COM, TULUNGAGUNG — Sebanyak 83 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung resmi menerima Surat Keputusan (SK) Pensiun dalam prosesi khidmat di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Rabu (18/2/2026).
Penyerahan SK dilakukan langsung oleh Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, didampingi Wakil Bupati Ahmad Baharudin, Kepala BKPSDM Soeroto, serta jajaran terkait.
Dari total 83 ASN tersebut, 39 orang terhitung mulai tanggal (TMT) 1 Maret 2026 dan 44 orang TMT 1 April 2026. Mereka berasal dari berbagai perangkat daerah, mencerminkan gelombang regenerasi yang cukup signifikan di tubuh birokrasi Tulungagung.
Regenerasi Tak Bisa Ditunda
Kepala BKPSDM Tulungagung, Soeroto, memastikan seluruh proses administrasi pensiun telah berjalan sesuai regulasi, mulai dari verifikasi berkas hingga penetapan batas usia pensiun berdasarkan jabatan.
“Semua tahapan telah sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Namun lebih dari sekadar prosedur administratif, momentum ini menjadi titik krusial regenerasi birokrasi. Puluhan ASN senior yang memasuki masa purna tugas selama ini dikenal sebagai penyimpan pengalaman teknis, memori kelembagaan, serta jejaring kerja strategis.
Tanpa skema alih pengetahuan (knowledge transfer) yang terstruktur, dikhawatirkan akan muncul celah dalam kesinambungan pelayanan publik, terlebih di era transformasi digital yang menuntut kecepatan dan adaptasi tinggi.
Purna Tugas Adalah Capaian Terhormat
Dalam sambutannya, Gatut Sunu Wibowo menegaskan bahwa masa purna tugas merupakan capaian tertinggi dalam perjalanan karier ASN.
“Bapak Ibu adalah orang-orang terpilih yang mencapai garis finis pengabdian dengan sehat, tanpa cela, dan husnul khotimah,” tuturnya.
Ia juga mengajak para pensiunan untuk tetap aktif di tengah masyarakat, menjaga kesehatan, serta menikmati waktu bersama keluarga sebagai fase baru kehidupan yang tetap produktif dan bermakna.
Jaminan Kesejahteraan dan Pembekalan Usaha
Turut hadir dalam kegiatan tersebut mitra layanan pensiun, yakni PT Taspen dan Bank Mandiri Taspen, yang menegaskan komitmen jaminan finansial dan layanan perbankan bagi para pensiunan.
Tak hanya itu, pemerintah daerah juga menyisipkan pembekalan kewirausahaan sebagai bentuk dorongan agar para pensiunan tetap produktif secara ekonomi. Langkah ini dinilai progresif, meski efektivitasnya tetap bergantung pada keberlanjutan pendampingan, akses permodalan, serta kepastian pasar.
PR Besar Birokrasi Tulungagung
Gelombang pensiun 83 ASN ini menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi Pemkab Tulungagung. Mulai dari kebutuhan rekrutmen ASN pengganti, distribusi formasi yang proporsional, hingga percepatan digitalisasi sistem kerja harus segera dirumuskan secara strategis.
Jika tidak diantisipasi dengan perencanaan matang, pensiun massal berpotensi menimbulkan kekosongan kompetensi di sejumlah sektor pelayanan publik.
Momentum purna tugas ini pada akhirnya bukan hanya seremoni perpisahan, tetapi refleksi dua arah: penghormatan atas puluhan tahun pengabdian para ASN senior sekaligus titik awal pembaruan birokrasi Tulungagung yang lebih adaptif, profesional, dan berkelanjutan.
Wartawan : Bayu Krisna
Penulis Hery
Hery Lahir di Madiun dan berlatar pendidikan SMK. Berpengalaman di bidang administrasi yang membentuk ketelitian dan disiplin kerja. Saat ini aktif menekuni dunia kepenulisan dengan gaya cair dan eksploratif. Menghadirkan karya yang komunikatif, relevan, serta mudah dipahami pembaca.



Saat ini belum ada komentar