SMK Muhasuka Susukan Rayakan Nuzulul Qur’an dengan Wayang Golek Pitutur, Dakwah Budaya yang Edukatif
- account_circle Hery
- calendar_month 6 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Wayang Golek Pitutur pada Peringatan Nuzulul Quran di SMK Muhasuka Susukan. (Foto : Nugie, NewsTujuh)
SMK Muhammadiyah Susukan Semarang memperingati Nuzulul Qur’an dengan pertunjukan wayang golek pitutur sebagai media dakwah budaya. Kegiatan diikuti guru dan siswa dengan penuh antusias.
NEWSTUJUH.COM, SEMARANG – SMK Muhammadiyah Susukan Semarang (Muhasuka) menggelar peringatan Nuzulul Qur’an dengan menghadirkan seni wayang golek pitutur sebagai media dakwah budaya, pada hari Rabu (11/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di masjid sekolah diikuti oleh seluruh komponen pendidikan mulai dari guru hingga siswa dengan semangat yang tinggi.
Acara ini menghadirkan narasumber berkompeten dari kalangan ulama, Ustadz Pujiono dari Kabupaten Sambi, yang juga menjabat sebagai anggota Majelis Tabligh Persatuan Wakaf Muslim (PWM) Provinsi Jawa Tengah. Melalui gerakan dan dialog tokoh wayang yang menarik, Ustadz Pujiono menyampaikan nilai-nilai dan pesan-pesan yang terkandung dalam Al-Qur’an dengan gaya bahasa yang lugas, menghibur, namun tetap sarat akan makna mendalam. Pendekatan dakwah kultural ini dinilai sangat efektif untuk menjembatani jarak generasi muda dengan ajaran suci agama.
Kepala SMK Muhasuka, Heri Susanto, M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an tahun ini bukan hanya sebagai bentuk penghormatan terhadap turunnya Al-Qur’an, tetapi juga bagian dari upaya berkelanjutan sekolah untuk menanamkan nilai religius pada diri peserta didik sekaligus melestarikan kekayaan budaya dakwah Nusantara yang telah ada sejak lama.

Siswa SMK Muhasuka mengikuti pengajian Nuzulul Quran.
“Momentum Nuzulul Qur’an menjadi kesempatan emas bagi kita untuk meneguhkan komitmen bersama dalam membangun generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan ketakwaan yang mendalam. Hal ini selaras dengan visi sekolah yang mengedepankan nilai-nilai tertib, profesional, religius, berkarakter, dan berbudaya,” ucapnya tegas.
SMK Muhasuka yang dikenal dengan slogan “Muhasuka Terpercaya” telah lama berkomitmen untuk menyelenggarakan pendidikan berkualitas yang tidak hanya fokus pada penguasaan ilmu pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga pembentukan pribadi yang mulia. Sekolah ini memiliki empat program keahlian unggulan yaitu Teknik Kendaraan Ringan, Teknik Komputer dan Jaringan, Tata Busana, serta Teknik Elektronika.
Dukungan penuh diberikan oleh tenaga pendidik yang profesional dan berpengalaman. Saat ini, SMK Muhasuka memiliki 37 guru yang terdiri dari 17 guru perempuan dan 20 guru laki-laki, yang secara aktif membimbing dan membina siswa baik dalam bidang akademik maupun penguatan karakter bangsa.
Melalui kegiatan yang menyatuakan ajaran agama dengan seni budaya seperti ini, diharapkan para siswa dapat semakin mencintai Al-Qur’an dan mampu mengamalkan hikmah yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga menjadi bukti konkret bahwa dakwah dapat disampaikan dengan cara yang kreatif, edukatif, dan tetap relevan dengan perkembangan zaman serta kebutuhan generasi muda saat ini.
Wartawan : Nugie
Penulis Hery
Hery Lahir di Madiun dan berlatar pendidikan SMK. Berpengalaman di bidang administrasi yang membentuk ketelitian dan disiplin kerja. Saat ini aktif menekuni dunia kepenulisan dengan gaya cair dan eksploratif. Menghadirkan karya yang komunikatif, relevan, serta mudah dipahami pembaca.


Saat ini belum ada komentar