Suasana Memanas, Massa Aliansi Madura Indonesia Kepung Kanwil Ditjen PAS Jatim
- account_circle Hery
- calendar_month 5 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Aksi demonstrasi Aliansi Madura Indonesia di depan Kantor Wilayah Ditjen PAS Jawa Timur, Surabaya. (Foto : Naw, NewsTujuh)
Aliansi Madura Indonesia (AMI) menggelar aksi demonstrasi di Kanwil Ditjen PAS Jawa Timur, Surabaya, menuntut evaluasi dan sanksi tegas atas dugaan lemahnya pengawasan di Lapas.
NEWSTUJUH.COM, SURABAYA – Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Madura Indonesia (AMI) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Jawa Timur pada Selasa 10/02/26.
Aksi ini merupakan bentuk protes keras atas dugaan kelalaian dan lemahnya kinerja petugas di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) wilayah Jawa Timur.
Ketua Umum AMI, Baihaki Akbar, dalam orasinya menyampaikan kekecewaan mendalam mewakili warga Jawa Timur. Ia menilai sistem pengawasan di dalam Lapas saat ini sudah berada di titik yang memprihatinkan atau “bobrok”.
Baihaki mempertanyakan bagaimana barang terlarang atau tindakan ilegal bisa terus terjadi di dalam institusi yang memiliki pengamanan ketat.
“Bagaimana mungkin sebuah instansi yang dijaga oleh petugas berseragam dan dilengkapi kamera pengawas bisa kebobolan kalau tidak ada oknum petugas yang ‘bermain mata’?” tegas Baihaki di sela-sela orasinya.
Menanggapi tekanan massa, pihak Kanwil Ditjen PAS Jawa Timur akhirnya menemui para demonstran. Perwakilan kantor wilayah meminta sepuluh orang perwakilan dari massa AMI untuk masuk dan melakukan audiensi secara langsung guna menyampaikan tuntutan mereka.
Efendi, selaku perwakilan dari Kanwil Kemenkumham Jatim, menyambut baik masukan yang diberikan oleh massa aksi. Ia menyampaikan apresiasinya terhadap peran aktif organisasi masyarakat dalam mengawasi kinerja pemerintah.
“Kami berterima kasih kepada Aliansi Madura Indonesia (AMI) sebagai wadah organisasi yang bergerak sebagai kontrol sosial. Masukan ini akan menjadi bahan evaluasi kami ke depannya,” ujar Efendi saat menemui perwakilan massa.
Aksi yang berlangsung tertib namun penuh semangat ini menuntut adanya tindakan tegas terhadap oknum petugas yang terbukti lalai atau terlibat dalam praktik ilegal di dalam Lapas. AMI mengancam akan kembali melakukan aksi serupa dengan massa yang lebih besar jika tidak ada perubahan signifikan dalam pengawasan penjara di Jawa Timur.
Wartawan : Naw
Penulis Hery
Hery Anggorowati/HeranosLahir di Madiun dan berlatar pendidikan SMK. Berpengalaman di bidang administrasi yang membentuk ketelitian dan disiplin kerja. Saat ini aktif menekuni dunia kepenulisan dengan gaya cair dan eksploratif. Menghadirkan karya yang komunikatif, relevan, serta mudah dipahami pembaca.



Saat ini belum ada komentar