Kasdam V/Brawijaya Lantik 1.000 Prajurit Tamtama, Dua Hafiz Al-Qur’an Jadi Kebanggaan
- account_circle Zack
- calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
- comment 0 komentar

Upacara penutupan Pendidikan Pertama Tamtama Infanteri TNI AD di Secata Rindam V/Brawijaya berlangsung khidmat, Kasdam beri apresiasi lulusan berprestasi. (Foto : Istimewa)
NewsTujuh.com, MAGETAN – Sebanyak 1.000 prajurit Tamtama dari Secata Rindam V/Brawijaya Magetan resmi dilantik menjadi bagian dari TNI Angkatan Darat dalam upacara penutupan Pendidikan Pertama Tamtama Infanteri TNI AD, Sabtu (13/9/2025).
Mereka merupakan bagian dari total 28.106 prajurit Tamtama TNI AD yang dilantik serentak di seluruh Indonesia.
Upacara dilaksanakan di Lapangan Candradimuka Secata Rindam V/Brawijaya dan dihadiri oleh Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar, S.H., M.Si., yang mewakili Pangdam V/Brawijaya, Wakil Bupati Magetan, Forkopimda, para siswa, serta keluarga prajurit.
Dalam sambutannya, Brigjen TNI Zainul Bahar mengucapkan selamat kepada para mantan siswa yang telah menyelesaikan pendidikan dengan baik.
“Hari ini, perlu dipahami bahwa para mantan siswa ini telah resmi dilantik sebagai anggota TNI AD berpangkat Prajurit Dua,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya rasa bangga sebagai prajurit TNI AD yang dapat dibanggakan oleh keluarga, lingkungan, negara, dan satuan.
“Sebagai prajurit Tamtama, kalian memiliki peran penting dalam menjaga kedaulatan militer sesuai tugas dan fungsi pokok kalian,” tambahnya.
Kasdam juga memberikan apresiasi khusus kepada dua lulusan, yakni Ahmad H.A dan Mukhammat Reza, yang berhasil menjadi Hafiz Al-Qur’an.
Ia berharap keduanya bisa menjadi teladan dalam bidang keagamaan dan membimbing rekan-rekannya memperdalam ilmu agama.
“Ini adalah contoh yang membanggakan dan bisa menjadi inspirasi bagi prajurit lainnya,” tegas Kasdam.
Selesai upacara, momen penuh makna terjadi ketika Prada Mukhammat Reza diundang khusus untuk makan bersama Brigjen TNI Zainul Bahar.
Reza yang berasal dari keluarga sederhana di Perak, Jombang, merasa sangat terhormat dengan undangan tersebut.
Reza merupakan putra sulung dari dua bersaudara, anak dari Bapak Saman—seorang tukang pijat panggilan—dan seorang ibu rumah tangga. Ia mengungkapkan rasa haru atas pengalaman itu.
“Merupakan suatu kehormatan bisa diajak makan bersama Bapak Kasdam. Semoga saya bisa menjadi prajurit yang sungguh-sungguh dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas,” ujarnya dengan penuh haru.
Dengan semangat baru sebagai prajurit TNI AD, para lulusan diharapkan mampu mengemban tugas negara dengan disiplin, loyalitas, dan dedikasi tinggi.
- Penulis: Zack
- Editor: Isworo

Saat ini belum ada komentar