Kebakaran Lapak Bakso “Moro Seneng” Gegerkan Pasar Basah Trenggalek, Api Sempat Membesar
- account_circle Redaksi News Tujuh
- calendar_month Jum, 26 Des 2025
- comment 0 komentar

Kebakaran lapak bakso Moro Seneng di Pasar Basah Trenggalek saat dipadamkan warga. (Foto : Bayu Krisna, NewsTujuh)
Kebakaran lapak bakso Moro Seneng di Pasar Basah Trenggalek sempat membesar dan menggegerkan pedagang. Api diduga berasal dari kompor dan berhasil dipadamkan warga secara gotong royong.
NEWSTUJUH.COM, TRENGGALEK – Kebakaran melanda lapak bakso “Moro Seneng” yang berada di sisi timur Pasar Basah Trenggalek, Jumat (26/12/2025) sekitar pukul 10.00 WIB. Kobaran api sempat membesar dan memicu kepanikan pedagang serta pengunjung pasar sebelum akhirnya berhasil dipadamkan secara gotong royong oleh warga.
Peristiwa tersebut membuat aktivitas pasar sempat terhenti, terutama di area sekitar lokasi kebakaran, karena asap tebal dan potensi ledakan tabung gas.
Menurut keterangan saksi mata, Cak Jenggot, penjual pentol cilok yang berada tepat di lokasi kejadian, api pertama kali muncul dari kompor yang digunakan di lapak bakso tersebut.
“Api wes gede, wong-wong nganti ra wani nyedak. Pembantune bakso nganti lompat metu liwat mburi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kobaran api dengan cepat membesar sehingga pembantu penjual bakso terpaksa melompat ke bagian belakang lapak demi menyelamatkan diri.

kebakaran Pasar Basah Trenggalek.
Upaya pemadaman api dilakukan secara manual oleh para pedagang pasar, pengunjung, dan warga sekitar. Air diambil menggunakan ember (tembo) untuk mencegah api merembet, sementara pasir basah digunakan untuk memadamkan tabung gas agar tidak meledak.
“Banyu gae timbo ben ra nyebar, lek tabung gas dipateni nganggo pasir basah,” jelas Cak Jenggot.
Selain pedagang pasar, pekerja proyek calon pembangunan Sekolah Rakyat (SR) yang tengah melakukan pengurukan tanah di sekitar lokasi, termasuk para sopir truk, turut membantu proses pemadaman.
Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Trenggalek tiba di lokasi setelah api berhasil dikendalikan oleh warga.
Kebakaran mengakibatkan sekitar setengah bagian lapak bakso terbakar. Gerobak bakso mengalami kerusakan cukup parah. Selain itu, uang tunai yang disimpan di dalam tas serta satu unit telepon genggam milik penjual bakso dilaporkan ikut terbakar hingga hangus.
Dalam peristiwa tersebut, Anto, salah satu penjaga pasar, mengalami luka bakar di bagian tangan saat membantu memadamkan api.
“Mas Anto melu ngewangi mateni geni, tangane nganti melu kobong,” tambah saksi.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Peristiwa kebakaran ini menjadi peringatan serius bagi seluruh pedagang Pasar Basah Trenggalek agar lebih berhati-hati dalam penggunaan kompor, tabung gas, dan peralatan memasak.
Pemeriksaan rutin serta penerapan standar keamanan diharapkan dapat mencegah kejadian serupa terulang kembali, mengingat pasar tradisional memiliki tingkat kerawanan kebakaran yang cukup tinggi.
- Penulis: Redaksi News Tujuh



Saat ini belum ada komentar