Kodim 0724/Boyolali Gelar Penyuluhan Bahaya Penyakit Jantung, Dorong Prajurit Terapkan Pola Hidup Sehat
- account_circle Nugie
- calendar_month Rab, 24 Des 2025
- comment 0 komentar

Penyuluhan bahaya penyakit jantung Kodim 0724 Boyolali bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali. (Foto : Nugie, NewsTujuh)
Kodim 0724/Boyolali bersama Dinas Kesehatan Boyolali menggelar penyuluhan bahaya penyakit jantung untuk meningkatkan kesadaran prajurit menerapkan pola hidup sehat dan pencegahan sejak dini.
NEWSTUJUH.COM, BOYOLALI – Komando Distrik Militer (Kodim) 0724/Boyolali bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali menggelar sosialisasi dan penyuluhan kesehatan tentang bahaya penyakit jantung. Kegiatan ini berlangsung di Aula Makodim 0724/Boyolali, Jalan Padanaran, Desa Tegalmulyo, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Senin (22/12/2025).
Penyuluhan tersebut merupakan bagian dari upaya preventif Kodim 0724/Boyolali dalam meningkatkan kesadaran prajurit dan PNS TNI terhadap pentingnya menjaga kesehatan, khususnya pencegahan penyakit tidak menular yang berisiko tinggi seperti penyakit jantung.
Perwira Seksi Personel Kodim 0724/Boyolali, Kapten Inf Daryowantoro, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kepedulian prajurit terhadap kesehatan diri melalui penerapan pola hidup sehat dan olahraga teratur.

Penyuluhan bahaya penyakit jantung Kodim 0724 Boyolali.
“Penyuluhan ini kami laksanakan untuk meningkatkan kesadaran prajurit akan pentingnya menjaga kesehatan, khususnya melalui olahraga rutin dan penerapan gaya hidup sehat,” ujarnya.
Menurutnya, penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia dan membutuhkan biaya pengobatan yang besar. Oleh karena itu, langkah pencegahan sejak dini dinilai jauh lebih efektif dan efisien.
Dalam materi penyuluhan, peserta dibekali pemahaman terkait faktor risiko penyakit jantung serta langkah-langkah pencegahan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa poin penting yang disampaikan meliputi:
Pengaturan pola makan sehat dan seimbang
Rutin melakukan aktivitas fisik atau olahraga
Mengelola stres dengan baik
Menghindari rokok dan asap rokok
Melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin seperti cek tekanan darah, kolesterol, dan gula darah
Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata sinergi lintas sektor antara TNI dan Dinas Kesehatan dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan.
Perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali, dr. Mundaris, menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin dengan Kodim 0724/Boyolali. Ia menekankan pentingnya penerapan pola hidup CERDIK, yakni:
Cek kesehatan secara rutin
Enyahkan asap rokok
Rajin aktivitas fisik
Diet seimbang
Istirahat cukup
Kelola stres
Selain itu, peserta diimbau untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala seperti nyeri dada, sesak napas, atau nyeri ulu hati.
“Penyuluhan ini menegaskan bahwa mencegah jauh lebih baik daripada mengobati,” pungkasnya.
- Penulis: Nugie
- Editor: Nur Ulfa

Saat ini belum ada komentar