Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Jawa Timur » PNS RS Paru Madiun Diduga Tipu SK CPNS, Korban Rugi Ratusan Juta

PNS RS Paru Madiun Diduga Tipu SK CPNS, Korban Rugi Ratusan Juta

  • account_circle Her
  • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
  • comment 0 komentar

Seorang PNS di Rumah Sakit Paru (RS Paru) Manguharjo, Kota Madiun,resmi dilaporkan ke Polres Madiun Kota atas dugaan penipuan, penggelapan, dan pemalsuan Surat Keputusan (SK) CPNS.

NEWSTUJUH.COM , MADIUN – Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Rumah Sakit Paru (RS Paru) Manguharjo, Kota Madiun, berinisial Aj, resmi dilaporkan ke Polres Madiun Kota atas dugaan penipuan, penggelapan, dan pemalsuan Surat Keputusan (SK) CPNS. Laporan tersebut diajukan oleh empat korban pada Kamis, 27 November 2025.

Para korban berinisial MD, AA, YD, dan MR mengaku mengalami kerugian besar setelah menyetorkan uang antara Rp100 juta hingga Rp170 juta kepada Aj. Modusnya, Aj diduga menjanjikan kelulusan sebagai PNS maupun PPPK di sejumlah instansi kesehatan dan pendidikan. Tidak hanya itu, terlapor bahkan menyerahkan SK CPNS yang belakangan diduga kuat palsu setelah diperiksa oleh korban dan kuasa hukum.

Laporan resmi tersebut diajukan ke Polres Madiun Kota dengan didampingi kuasa hukum korban, Suryajiyoso, SH., MH. dan Ahmad Purwohadi, SH., MH. Mereka menyebutkan bahwa kasus ini telah menimbulkan kerugian materiil dan immateriil yang signifikan bagi para korban.

Kuasa hukum korban, Suryajiyoso SH.,MH., menegaskan komitmen mereka mengawal proses hukum.

“Kami mendampingi para korban yang merasa dirugikan secara materiil dan immateriil. Kami meminta kepolisian segera melakukan penyelidikan dan mengungkap kasus ini secara transparan,” ujarnya di depan Mapolres Madiun Kota.

Suryajiyoso juga menegaskan bahwa laporan tidak hanya berhenti pada pasal penipuan.

“Kami tidak hanya mengajukan Pasal 372 dan 378 KUHP tentang penggelapan dan penipuan. Dalam kasus ini, kami juga melaporkan Pasal 263 KUHP terkait pemalsuan surat karena adanya SK CPNS palsu yang diberikan kepada klien kami. Selain itu, kami menduga terdapat unsur Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) sebagaimana diatur dalam Pasal 3 Undang-Undang TPPU,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa dugaan TPPU menjadi penting karena aliran dana yang diterima terlapor diduga tidak digunakan sebagaimana dalih awal, melainkan dialihkan untuk kepentingan pribadi. Hal ini menjadi penguat bahwa kasus tersebut tidak berdiri sendiri, tetapi berpotensi melibatkan rangkaian tindak pidana berlapis.

Berdasarkan keterangan para korban, Aj disebut sudah melakukan pendekatan sejak pertengahan tahun lalu. Ia diduga membangun kepercayaan dengan menunjukkan relasi fiktif dan dokumen yang seolah-olah berasal dari kementerian terkait. Korban yang awalnya menaruh curiga mengaku akhirnya percaya setelah Aj menyertakan salinan SK dan sejumlah bukti administrasi lainnya yang ternyata tidak sah secara hukum.

Kasus ini mendapat perhatian masyarakat lantaran menyangkut institusi kesehatan pemerintah yang selama ini dianggap memiliki integritas tinggi. Beberapa warga sekitar RS Paru Manguharjo bahkan mengaku kaget dengan mencuatnya kasus tersebut. Mereka berharap pihak instansi dapat memberikan klarifikasi terkait posisi terlapor dan memastikan bahwa tindakan pribadi tersebut tidak mencoreng nama baik institusi.

Sementara itu, Polres Madiun Kota dikabarkan tengah melakukan verifikasi awal terhadap laporan dan barang bukti yang diajukan. Aparat disebut akan segera menjadwalkan pemeriksaan saksi-saksi, termasuk pihak instansi terkait untuk memastikan keaslian dokumen dan alur dugaan praktik penipuan tersebut. Proses penyelidikan diharapkan segera menemukan titik terang agar memberikan kepastian hukum bagi para korban.

Dengan rangkaian pasal yang cukup berat, kuasa hukum menilai kasus ini berpotensi berkembang dan menyeret pihak lain apabila ditemukan keterlibatan tambahan. Mereka meminta penyidikan dilakukan komprehensif dan cepat, termasuk mengamankan bukti fisik maupun digital terkait transaksi, percakapan, dan dokumen yang digunakan dalam aksi penipuan tersebut.

Para korban berharap laporan ini menjadi momentum penegakan hukum agar kejadian serupa tidak menimpa masyarakat lain, terutama di tengah maraknya praktik rekrutmen abal-abal yang menyasar calon tenaga ASN.

  • Penulis: Her
  • Editor: Nur Ulfa

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prada Lucky

    Sidang Kasus Prada Lucky , 17 Terdakwa Dipecat Dari TNI

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Naw
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Orang tua Prada Lucky merespons tuntutan pidana dan pemecatan 17 terdakwa kasus penganiayaan berujung kematian. Mereka berharap hukuman adil dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Militer III-15 Kupang. NEWSTUJUH.COM , KUPANG – Pelda Christian Namo dan istrinya, Sepriana Mirpey, orang tua dari almarhum Prada Lucky, memberikan tanggapan terhadap tuntutan pidana dan pemecatan yang dijatuhkan kepada 17 terdakwa kasus […]

  • SD Muhammadiyah PK Banyudono Boyolali Gelar Mabit, Hadirkan Motivator Nida’ Qalbu dari Solo

    SD Muhammadiyah PK Banyudono Boyolali Gelar Mabit, Hadirkan Motivator Nida’ Qalbu dari Solo

    • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
    • account_circle SpecialOne
    • visibility 56
    • 1Komentar

    SDNewsTujuh.com, BOYOLALI – SD Muhammadiyah PK Banyudono sukses menggelar kegiatan Malam Bina Iman dan Taqwa (Mabit) pada 22-23 Maret 2025. Acara yang diadakan di lingkungan sekolah ini diikuti oleh 535 siswa kelas 1-6, dengan peserta menginap dari kelas 4, 5, dan 6. Ketua panitia, Ranita Cindi Rahmawati, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membentuk […]

  • MAFIA

    Dugaan Mafia Uji KIR Terbongkar: AMI Laporkan Dishub Blitar dan Malang ke Kejati Jatim

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Naw
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Dugaan mafia uji KIR Aliansi Madura Indonesia melaporkan ke Dishub Blitar dan Malang ke Kejati Jatim. Praktik uji KIR fiktif dinilai membahayakan keselamatan publik. NEWSTUJUH.COM,   SURABAYA – Aliansi Madura Indonesia (AMI) membongkar dugaan praktik mafia uji Kelayakan Kendaraan Bermotor (KIR) yang diduga berlangsung sistematis di Jawa Timur. Sejumlah kendaraan disebut dinyatakan lulus uji KIR tanpa […]

  • Ir H Joko Widodo

    Global Bloomberg New Economy Angkat Jokowi Jadi Anggota Dewan

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Naw
    • visibility 121
    • 0Komentar

    NEWSTUJUH.COM , SOLO – Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), resmi ditunjuk sebagai anggota Dewan Penasihat Global Bloomberg New Economy. Selain Jokowi, deretan tokoh dunia lain juga dipercaya masuk ke jajaran penasihat global. Beberapa di antaranya adalah Wakil Direktur Pelaksana Pertama IMF Gita Gopinath, CEO Soros Fund Management Dawn Fitzpatrick, Pendiri TIG Africa Josephine Wapakabulo, […]

  • Kepala Desa Usul sembelih kambing kurban dari PT Tambang (Foto : Teguh,NewsTujuh)

    Berbagi di Hari Raya: PT Usul Tambang Mandiri Serahkan Hewan Kurban Untuk Warga Desa Usul

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle SpecialOne
    • visibility 69
    • 0Komentar

    NewsTujuh.com , RIAU – Dalam semangat Iduladha 1446 H, PT Usul Tambang Mandiri (UTM) menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menyerahkan dua ekor kambing sebagai hewan kurban kepada warga RT 06 Dusun IV, Desa Usul, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau. Penyerahan hewan kurban dilakukan langsung oleh perwakilan PT UTM kepada pengurus musholla setempat dan disaksikan oleh […]

  • Foto : Illustrasi

    Paguyuban Driver Truk, Vitalitas di Balik Roda Jalanan

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle SpecialOne
    • visibility 204
    • 0Komentar

    NEWSTUJUH.COM , MADIUN – Keberadaan paguyuban bagi para driver truk kian hari semakin terasa vital. Di balik kesibukan mereka menaklukkan jalanan panjang, paguyuban hadir bukan sekadar wadah kebersamaan, tetapi juga tempat bernaung ketika suka maupun duka menghampiri. Hal ini diungkapkan Cipto (35), seorang driver truk asal Madiun. Ia mengaku merasakan langsung manfaat besar dari paguyuban diantara […]

expand_less