Polemik Pemilihan RT Nambangan Kidul Madiun Berakhir Damai, Eko Wibowo Fasilitasi Musyawarah Warga
- account_circle Hery
- calendar_month 1 menit yang lalu
- comment 0 komentar

Eko Wibowo, anggota DPRD dari Fraksi Golkar memfasilitasi kesepakatan damai polemik pemilihan Ketua RT Kelurahan Nambangan Kidul Kota Madiun (Foto: Naw, NewsTujuh)
Polemik pemilihan RT Nambangan Kidul, Kota Madiun, berakhir damai setelah difasilitasi anggota DPRD Eko Wibowo. Musyawarah mufakat jadi solusi jaga kondusivitas warga.
NEWSTUJUH.COM, MADIUN – Riuh sengketa pemilihan Ketua RT di Kelurahan Nambangan Kidul, Kota Madiun, akhirnya mereda. Para pihak yang sebelumnya berseteru resmi mencapai kesepakatan damai dalam pertemuan yang digelar pada Rabu, 25 Februari 2026, menjelang waktu berbuka puasa.
Kesepakatan tersebut tidak lepas dari peran aktif anggota DPRD Kota Madiun dari Fraksi Partai Golkar, Eko Wibowo. Putra asli Nambangan Kidul itu menjadi penggagas sekaligus fasilitator pertemuan yang mempertemukan pihak penggugat dan tergugat bersama unsur Tiga Pilar setempat.
Pertemuan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan di Joglo Wibowo, Jalan Merak Selatan, Nambangan Kidul. Melalui komunikasi dan dialog berkala yang sebelumnya telah dibangun, kedua belah pihak sepakat mengedepankan musyawarah untuk mufakat demi menjaga kondusivitas lingkungan.
Dalam keterangannya, Eko menegaskan bahwa penyelesaian persoalan di tingkat lingkungan harus mengutamakan kebersamaan dan kepentingan warga.
“Saya berharap kejadian ini menjadi pembelajaran bersama dan bentuk pendewasaan bagi Ketua RT maupun RW. Dalam memimpin lingkungan, transparansi dan kepatuhan terhadap aturan harus selalu dikedepankan agar tidak menimbulkan polemik di kemudian hari,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi sikap terbuka para pihak yang bersedia duduk bersama dan menyelesaikan persoalan secara damai. Menurutnya, stabilitas dan kerukunan warga adalah pondasi utama pembangunan di tingkat kelurahan.
Dengan tercapainya nota kesepakatan damai tersebut, diharapkan dinamika yang sempat memanas di Nambangan Kidul dapat segera berakhir, serta seluruh elemen masyarakat kembali fokus membangun lingkungan secara harmonis dan partisipatif.
Wartawan : Naw
Penulis Hery
Hery Lahir di Madiun dan berlatar pendidikan SMK. Berpengalaman di bidang administrasi yang membentuk ketelitian dan disiplin kerja. Saat ini aktif menekuni dunia kepenulisan dengan gaya cair dan eksploratif. Menghadirkan karya yang komunikatif, relevan, serta mudah dipahami pembaca.



Saat ini belum ada komentar