Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Mabes Polri » Polri Gelar Lomba Foto SPPG untuk Buku Menu Bergizi Rasa Bhayangkara Nusantara

Polri Gelar Lomba Foto SPPG untuk Buku Menu Bergizi Rasa Bhayangkara Nusantara

  • account_circle Naw
  • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
  • comment 0 komentar

Polri menggelar lomba foto SPPG untuk Buku Menu Bergizi “Rasa Bhayangkara Nusantara”. Buku ini menampilkan 80 menu bergizi terbaik dari seluruh Indonesia dan menjadi inovasi Polri dalam mendukung gizi anak bangsa.

NEWSTUJUH.COM , JAKARTA – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melalui Mabes Polri menggelar rapat koordinasi nasional secara daring yang dipimpin oleh Irjen Pol Nurworo Danang. Agenda tersebut membahas percepatan penyusunan Buku Menu Bergizi (MBG) Polri dan pelaksanaan lomba foto Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan menjadi bagian dari buku nasional berjudul “Rasa Bhayangkara Nusantara: 80 Menu MBG Terbaik untuk Nutrisi Anak Bangsa.”

Rapat yang digelar pada Minggu (2/11/2025) ini merupakan tindak lanjut arahan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo agar seluruh Polda dan Polres segera menyiapkan dokumentasi foto serta profil SPPG untuk keperluan penerbitan buku nasional tersebut.

Buku Rasa Bhayangkara Nusantara akan menampilkan 80 menu bergizi terbaik dari 233 SPPG di seluruh Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua. Di bawah arahan Wakapolri Komjen Pol Prof. Dedi Prasetyo, proyek ini bekerja sama dengan Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI) yang dibina oleh Presiden Prabowo Subianto.

Buku ini akan diterbitkan dalam bentuk cetak dan digital, serta diterjemahkan ke bahasa Inggris untuk publikasi internasional. Isinya akan memuat resep, nilai gizi, foto kuliner, dan kearifan lokal dari berbagai daerah.

Irjen Pol Nurworo Danang menegaskan bahwa buku tersebut bukan sekadar dokumentasi, tetapi juga wadah promosi kuliner bergizi khas Indonesia yang dikelola oleh anggota Polri. Ia mengimbau seluruh jajaran agar segera mengirimkan foto menu khas daerah beserta deskripsi nilai gizi dan latar budaya paling lambat 4 November 2025.

“Buku tersebut nantinya menjadi simbol inovasi Polri untuk membangun generasi sehat, cerdas, dan berdaya. Mari jadikan ini karya bersama yang membanggakan Bhayangkara dan bangsa Indonesia,” ujar Irjen Pol Nurworo Danang.

Keterbatasan jumlah fotografer menjadi tantangan tersendiri dalam proses dokumentasi. Karena itu, seluruh jajaran di daerah diharapkan mempercepat pengambilan gambar agar penyusunan buku dapat selesai tepat waktu.

Selain membahas dokumentasi buku, rapat juga menyoroti pembangunan SPPG di wilayah 3T (terdepan, terpencil, tertinggal). Program ini menjadi inovasi Polri di bidang pangan dan gizi anak bangsa, bekerja sama dengan Bank Mandiri serta dikelola oleh anggota Polri melalui koperasi dan yayasan lokal.

Setiap SPPG diwajibkan memiliki sertifikat halal, laik higiene dan sanitasi, serta sertifikat kompetensi penjamah pangan dari BNSP/LSP. Sertifikasi tersebut menjadi syarat utama perpanjangan izin operasional tahun 2026 guna menjamin kualitas dan keamanan pangan.

Di akhir rapat, Irjen Pol Nurworo Danang menegaskan kembali pentingnya kolaborasi lintas satuan untuk memastikan keberhasilan program ini sebagai bentuk nyata kontribusi Polri terhadap kesehatan dan gizi masyarakat.

  • Penulis: Naw
  • Editor: Nur Ulfa

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

expand_less