Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Polri Untuk Masyarakat, Tapi Masih Dibenci: Mengapa?

Polri Untuk Masyarakat, Tapi Masih Dibenci: Mengapa?

  • account_circle SpecialOne
  • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
  • comment 0 komentar

NewsTujuh.com , MADIUN – Polri memiliki peran vital dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Program-program seperti Polisi RW dan pendekatan humanis telah dijalankan demi mendekatkan diri pada rakyat. Namun, kenyataannya, masih banyak masyarakat yang menunjukkan ketidakpercayaan bahkan kebencian terhadap institusi ini.

Pemicunya antara lain:

Kasus oknum polisi yang viral karena kekerasan, suap, atau keterlibatan narkoba.

Penegakan hukum yang tidak adil, yang dirasakan hanya tajam ke bawah.

Kurangnya empati di lapangan, membuat masyarakat takut, bukan merasa aman.

Padahal masyarakat mendambakan aparat yang adil dan humanis. Untuk membangun kembali kepercayaan publik, Polri perlu membuka diri terhadap kritik, menindak tegas oknum pelanggar, dan menunjukkan profesionalitas secara konsisten.

Intinya, masyarakat tidak membenci semua polisi. Mereka hanya kecewa ketika keadilan tak lagi terasa. Jika Polri mampu berbenah, kepercayaan rakyat bisa kembali tumbuh.

Masyarakat Butuh Perlindungan, Bukan Ketakutan

Masyarakat sejatinya mendambakan aparat yang bisa menjadi pelindung, bukan sumber ketakutan. Citra Polri tidak bisa hanya dibangun lewat slogan dan baliho, tetapi harus diwujudkan lewat tindakan nyata yang konsisten dan profesional.

Kritik masyarakat bukan berarti benci semata. Kritik bisa menjadi cermin untuk berbenah. Justru dengan adanya suara publik, reformasi bisa terus hidup. Ketika masyarakat menuntut perubahan, itu berarti mereka masih peduli.

Solusi: Bangun Kembali Kepercayaan Publik

Untuk memperbaiki relasi Polri dengan masyarakat, beberapa langkah berikut perlu diperkuat:

Transparansi Proses Hukum

Setiap tindakan aparat harus bisa dipantau secara terbuka, termasuk penanganan pelanggaran yang dilakukan oleh internal kepolisian sendiri.

Peningkatan Kualitas SDM

Pendidikan moral, etika, dan pelatihan komunikasi publik harus ditanamkan sejak dini di institusi kepolisian.

Keterbukaan terhadap Kritik

Polri harus menjadi lembaga yang adaptif terhadap masukan dan siap mengoreksi diri, bukan malah membungkam suara rakyat.

  • Penulis: SpecialOne

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota Polsek Baki ketika memberikan arahan

    Polsek Baki Gencar Laksanakan Operasi Aman Candi 2025 Demi Ciptakan Kamtibmas Kondusif

    • calendar_month Minggu, 25 Mei 2025
    • account_circle SpecialOne
    • visibility 73
    • 0Komentar

    NewsTujuh.com , SUKOHARJO – Polsek Baki Polres Sukoharjo terus berupaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukumnya. Pada Sabtu, 25 Mei 2025, Unit Reskrim Polsek Baki melaksanakan Operasi Aman Candi 2025 dengan fokus pada pemberantasan premanisme serta penindakan dan pembinaan terhadap pelanggaran maupun tindak pidana. Dipimpin oleh Kanit Reskrim IPDA Sutrisno bersama delapan anggota, […]

  • Dugaan Korupsi , Sejumlah Pejabat Penuhi Panggilan Polisi

    Dugaan Korupsi , Sejumlah Pejabat Penuhi Panggilan Polisi

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle SpecialOne
    • visibility 127
    • 0Komentar

    NewsTujuh.com, MADIUN – Polres Madiun Kota tengah mengusut dugaan korupsi dalam anggaran perjalanan dinas yang diduga melibatkan sejumlah Lurah dan Camat di Kota Madiun. Sejumlah pejabat telah dipanggil untuk dimintai keterangan oleh penyidik tindak pidana korupsi (tipikor). Salah satu yang telah memenuhi panggilan adalah Camat Kartoharjo, Sumarno. Ia mengonfirmasi bahwa dirinya telah diperiksa pada Rabu […]

  • skandal

    Eksklusif: Skandal Sempadan Afvour Sidoarjo, Surat Dinas P2CKTR 2025 Diduga Diabaikan Penyelidik

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle SpecialOne
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Kasus dugaan penyerobotan sempadan sungai oleh PT Bernofarm di Sidoarjo mandek hampir dua tahun. Surat Dinas P2CKTR 2025 diduga diabaikan penyelidik. http://NEWSTUJUH.COM   SIDOARJO  – Tabir gelap menyelimuti penegakan hukum tata ruang di Kabupaten Sidoarjo. Kasus dugaan penyerobotan lahan sempadan sungai oleh PT Bernofarm kini memicu polemik hukum serius setelah penyelidikan di Polresta Sidoarjo dinilai jalan […]

  • Anggota Polsek Taman amankan barang bukti miras arjo

    Polsek Taman Polres Madiun Kota Kembali Grebek Peredaran Miras, Puluhan Liter Disita

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle SpecialOne
    • visibility 97
    • 0Komentar

    NewsTujuh.com , MADIUN– Satuan Kepolisian Sektor (Polsek) Taman, Polres Madiun Kota, berhasil mengungkap tindak pidana ringan (tipiring) peredaran minuman keras (miras) jenis arak jowo dalam operasi yang digelar Kamis malam, 22 Mei 2025. Dari hasil operasi tersebut, satu orang tersangka diamankan dan puluhan liter miras disita sebagai barang bukti. Tersangka berinisial STY (50) , warga Jalan […]

  • Dimyati , seorang aktivis dan pemerhati desa

    Lahan Sawah Produktif di Madiun Diurug Untuk Pabrik Mainan, Dimyati : Menentang Kebijakan Pemerintah

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle SpecialOne
    • visibility 183
    • 0Komentar

    NewsTujuh.com , MADIUN – Di tengah gencarnya Presiden Prabowo Subianto menggaungkan program ketahanan pangan nasional dan perluasan lahan pertanian, sebuah ironi terjadi di Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Lahan sawah produktif di Desa Kuwu, Kecamatan Balerejo, justru diurug untuk pembangunan pabrik mainan dengan investasi asing. Hal ini diungkapkan oleh aktivis anti korupsi sekaligus pemerhati desa, Dimyati Dahlan, […]

  • Siswa SMP Muhammadiyah yang telah Hafiz Qur'an

    Membanggakan! 70 Siswa SMP Muhammadiyah PK Kottabarat Diwisuda Tahfiz Al-Qur’an

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle SpecialOne
    • visibility 89
    • 0Komentar

    NewsTujuh.com , SURAKARTA – SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta menggelar Wisuda Tahfizul Quran bertema Selamat Dunia dan Akhirat dengan Al-Qur’an di Ballroom Hotel Solia Zigna Laweyan, Sabtu (26/4/2025). Sebanyak 70 siswa diwisuda setelah berhasil menghafal Al-Qur’an dari berbagai juz. Koordinator wisuda tahfiz, Rubiatun Nurush Sholihati, S.Pd. menjelaskan bahwa wisuda tahun ini merupakan wisuda tahfiz ke-9. […]

expand_less