Bakal calon Kepala Desa Wirogunan, Suratno Pradotodiningrat, mengusung delapan misi pembangunan dengan fokus transparansi, ekonomi, pendidikan, dan kesejahteraan warga.
NEWSTUJUH.COM, SUKOHARJO – Bakal calon Kepala Desa Wirogunan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Dr. KRA. Suratno Pradotodiningrat, S.H., M.H. (Hutama Putra), menyampaikan visi dan misi pembangunan desa sebagai bagian dari persiapannya mengikuti pemilihan kepala desa (Pilkades) Wirogunan Kabupaten Sukoharjo
Melalui materi sosialisasi pencalonannya, Suratno mengusung visi mewujudkan Desa Wirogunan yang maju, mandiri, sejahtera, religius, dan berbudaya dengan berlandaskan semangat gotong royong, tata kelola pemerintahan yang baik, serta kepastian hukum yang menjamin keadilan bagi seluruh masyarakat.
Untuk mewujudkan visi tersebut, Suratno merumuskan delapan misi pembangunan. Fokusnya meliputi pembenahan tata kelola pemerintahan desa agar lebih bersih, transparan, partisipatif, akuntabel, dan taat hukum.
Selain itu, ia menekankan peningkatan kualitas infrastruktur dan pelayanan publik secara merata, sesuai kebutuhan masyarakat serta ketentuan peraturan perundang-undangan.
Dalam bidang ekonomi, program yang ditawarkan mencakup pemberdayaan UMKM, pertanian, dan potensi ekonomi lokal melalui perlindungan hukum serta dukungan bagi pelaku usaha. Optimalisasi potensi desa dan inovasi pengelolaan aset juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan pendapatan asli desa (PADes).
Di sektor pariwisata, Suratno memasukkan pengembangan desa wisata berbasis potensi lokal yang berkelanjutan. Program tersebut diarahkan untuk mendorong kemajuan ekonomi sekaligus memperkuat daya tarik Desa Wirogunan.
Peningkatan kualitas sumber daya manusia turut menjadi perhatian melalui pendidikan, kesehatan, pelatihan keterampilan, dan peningkatan kesadaran hukum masyarakat. Ia juga menyoroti pentingnya pelestarian nilai-nilai agama, adat, dan budaya sebagai bagian dari identitas desa.
Pada bidang sosial, Suratno mengusulkan pengembangan pusat olahraga desa yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan sepak bola, jogging, serta fasilitas olahraga lainnya. Program ini diharapkan menjadi sarana pembinaan generasi muda, peningkatan kesehatan, dan penguatan kebersamaan warga.
Dalam materi kontrak politiknya, Suratno juga mencantumkan sejumlah komitmen, antara lain penguatan keamanan dan ketertiban lingkungan, pendampingan hukum bagi warga yang menghadapi persoalan hukum, serta pemberian informasi mengenai perkembangan penegakan hukum yang berkaitan dengan masyarakat desa.
Komitmen lainnya adalah tidak mengangkat perangkat desa berdasarkan hubungan kekerabatan atau kedekatan tanpa melalui mekanisme musyawarah desa. Ia juga menargetkan peningkatan kualitas pendidikan warga melalui dukungan terhadap akses pendidikan bagi lulusan SMA dan SMK agar dapat melanjutkan studi ke perguruan tinggi.
Dengan mengusung semangat Wirogunan Unggul dan Bermartabat, Suratno mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangun desa yang maju, mandiri, sejahtera, berbudaya, dan berkeadilan.
Berbagai program tersebut merupakan visi, misi, dan komitmen yang disampaikan dalam materi pencalonannya. Realisasi setiap program nantinya bergantung pada proses Pilkades, ketentuan peraturan yang berlaku, kemampuan keuangan desa, serta kebutuhan dan kesepakatan masyarakat.



