Tutup TMMD Sengkuyung IV 2025 di Mlale Jenar, Dandim Sragen Pastikan Pekerjaan Selesai Tepat Waktu
- account_circle Nugie
- calendar_month Kam, 6 Nov 2025
- comment 0 komentar

Dandim 0725/Sragen menutup TMMD Sengkuyung IV 2025 di Mlale Jenar. (Foto : Nugie, NewsTujuh)
NEWSTUJUH.COM | SRAGEN — Kodim 0725/Sragen resmi menutup kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun 2025 di Desa Mlale, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, pada Kamis (6/11/2025).
Program yang berlangsung selama 30 hari, sejak dibuka pada 8 Oktober 2025 oleh Wakil Bupati Sragen H. Suroto, ditutup dengan upacara di lapangan Desa Mlale. Dandim 0725/Sragen Letkol Inf Ricky Julianto Wuwung, S.Sos, M.IP bertindak sebagai Inspektur Upacara sekaligus membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc.
Dalam amanatnya, KASAD menyampaikan bahwa TMMD ke-126 menjadi bagian akhir dari rangkaian kegiatan di Tahun Anggaran 2025.
Program ini bertujuan mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan, meningkatkan kesejahteraan sosial, serta membuka akses publik yang lebih baik.
“Pembangunan infrastruktur serentak di 50 kabupaten/kota penyelenggara TMMD mendorong roda ekonomi daerah, mempermudah mobilitas warga, dan memperlancar distribusi usaha masyarakat,” tertulis dalam amanat tersebut.
Lebih lanjut, sasaran fisik TMMD ditetapkan berdasarkan kebutuhan prioritas wilayah melalui pendekatan bottom-up yang dikombinasikan dengan rencana pembangunan pemerintah daerah. Selain itu, TMMD juga mencakup kegiatan nonfisik seperti penyuluhan, pelatihan, dan sosialisasi kepada masyarakat.

Dandim 0725/Sragen Letkol Inf Ricky Julianto Wuwung menutup TMMD Sengkuyung IV 2025 di Desa Mlale, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen.
Dalam arahannya, Jenderal Maruli menegaskan bahwa TMMD ke-126 di seluruh Indonesia diintegrasikan dengan berbagai program unggulan TNI AD, antara lain:
Ketahanan Pangan,
TNI Manunggal Air (pembuatan sumur bor dan pipanisasi),
Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH),
Pembangunan fasilitas MCK,
Percepatan penurunan stunting,
Dan program Bersatu dengan Alam.
Capaian TMMD diharapkan memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan rakyat dan memperkuat pertahanan wilayah.
Dandim 0725/Sragen Letkol Inf Ricky Julianto Wuwung, S.Sos, M.IP menyampaikan bahwa seluruh sasaran TMMD di Desa Mlale telah rampung 100 persen sesuai waktu yang ditetapkan.
“Sasaran fisik TMMD berupa cor jalan sepanjang 500 meter, rehabilitasi 4 unit rumah tidak layak huni (RTLH), dan pembangunan 5 unit jamban sehat. Sedangkan sasaran nonfisik mencakup penyuluhan wawasan kebangsaan, kesehatan, pertanian, peternakan, hingga pembinaan rohani,” jelas Dandim.
Usai upacara penutupan, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian paket sembako kepada warga pra-sejahtera dan lansia di Desa Mlale. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
- Penulis: Nugie
- Editor: Narulata


Saat ini belum ada komentar