Beritaperistiwa

Lansia 77 Tahun Meninggal di Persawahan Madiun

14
×

Lansia 77 Tahun Meninggal di Persawahan Madiun

Sebarkan artikel ini
Lansia
Petugas Polisi mengevakuasi lansia yang ditemukan meninggal dunia di Rejomulyo Kota Madiun (Foto: Hernawan, Newstujuh.com)

Lansia (77) ditemukan meninggal di persawahan Rejomulyo, Kota Madiun. Polisi melakukan olah TKP dan pemeriksaan awal tanpa menemukan tanda kekerasan.

NEWSTUJUH.COM, MADIUN – Seorang perempuan lansia bernama Kartini (77), warga Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, ditemukan meninggal dunia di area persawahan sebelah barat SMPN 8 Kota Madiun, Senin (12/10/2026) pagi.

Penemuan tersebut bermula saat Parminto (61), seorang warga setempat, mencium bau menyengat ketika berada di warung kawasan Lapak UMKM Jatiasri, Kelurahan Rejomulyo. Setelah menelusuri sumber bau, ia menemukan korban tergeletak di area persawahan dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Sebelumnya, Kartini diketahui meninggalkan rumah pada Kamis (8/10/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Keluarga bersama Parminto sempat melakukan pencarian selama dua hari, tetapi belum berhasil menemukan keberadaan korban.

Parminto kemudian memberitahukan penemuan tersebut kepada keluarga korban. Pihak keluarga selanjutnya melaporkan kejadian itu kepada Polsek Kartoharjo untuk penanganan lebih lanjut.

“Saya mencari sumber bau tersebut dan menemukan Kartini di area persawahan sebelah barat SMPN 8 Kota Madiun. Setelah itu, saya memberitahukan penemuan tersebut kepada pihak keluarga,” ungkap Parminto.

Sementara itu, Avika Surya Rachmawati, keponakan korban, menerangkan kepada petugas bahwa Kartini memiliki riwayat penyakit demensia, hipertensi, dan diabetes. Korban diketahui meninggalkan rumah sejak Kamis sore.

Petugas Polsek Kartoharjo bersama Satreskrim, Unit INAFIS, dan Dokkes Polres Madiun Kota kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta pemeriksaan awal terhadap jenazah.

Kapolres Madiun Kota AKBP Rizki Pratama WP menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan maupun kekerasan pada tubuh korban.

“Jenazah dibawa ke RSUD dr. Soedono Madiun untuk pemeriksaan lebih lanjut. Petugas juga meminta keterangan sejumlah saksi guna melengkapi penanganan peristiwa tersebut,” jelas Kapolres.

Kapolres menambahkan, penyebab pasti kematian korban belum dapat dipastikan berdasarkan hasil pemeriksaan awal yang tersedia.

“Perkembangan lebih lanjut menunggu hasil pemeriksaan dan keterangan resmi dari petugas,” pungkasnya.

Hingga berita ini disusun, penyebab pasti kematian Kartini masih belum diketahui. Informasi lanjutan menunggu hasil pemeriksaan dan keterangan resmi dari pihak kepolisian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *