Pengajian Wali Santri PonpesMU Manafiul Ulum Sambi Tekankan Sinergi Orang Tua dan Pesantren
- account_circle Nugie
- calendar_month Sab, 3 Jan 2026
- comment 0 komentar

Pengajian wali santri PonpesMU Manafiul Ulum Sambi bersama pimpinan pesantren dan wali santri membahas sinergi pendidikan anak. (Foto : Nugie, NewsTujuh)
PonpesMU Manafiul Ulum Sambi menggelar pengajian wali santri, menekankan sinergi orang tua dan pesantren untuk membentuk generasi berkarakter.
NEWSTUJUH.COM, BOYOLALI – Pondok Pesantren Muhammadiyah (PonpesMU) Manafiul Ulum Sambi menggelar Pengajian Wali Santri pada Sabtu, 3 Januari 2026, bertempat di Masjid PonpesMU Manafiul Ulum. Kegiatan ini diikuti oleh para wali santri, guru, serta pimpinan amal usaha pendidikan di lingkungan PonpesMU Manafiul Ulum Sambi.
Pengajian wali santri menjadi agenda penting pesantren dalam memperkuat hubungan emosional dan komunikasi antara orang tua dan pengelola pesantren, demi tercapainya pendidikan santri yang utuh dan berkesinambungan.
Pengajian wali santri menghadirkan Ustadz Ahmad Yasin Hadi P., M.P.I sebagai pemateri utama. Dalam tausiyahnya, ia mengangkat tema:
“Mengantar Anak Menitipkan Amanah, Sinergi Orang Tua dengan Ponpes Menuju Generasi Berkarakter.”
Menurutnya, menitipkan anak di pesantren merupakan bentuk kepercayaan besar dari orang tua yang harus dijaga bersama melalui sinergi, komunikasi, dan doa yang berkelanjutan.
“Pendidikan karakter santri akan berhasil jika orang tua dan pesantren berjalan beriringan. Kepercayaan dan kerja sama menjadi pondasi utama dalam mendidik generasi masa depan,” tutur Ustadz Ahmad Yasin.
Pujiono, menyampaikan apresiasi kepada para wali santri atas kepercayaan yang telah diberikan kepada pesantren.
“Menitipkan anak di pesantren adalah amanah besar. PonpesMU berkomitmen menjaga amanah tersebut melalui pendidikan terpadu yang menggabungkan ilmu, adab, dan keteladanan. Sinergi orang tua dan pesantren menjadi kunci lahirnya generasi berkarakter,” ujar Pujiono.
Ia menegaskan bahwa pendidikan pesantren tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga pembentukan kepribadian dan akhlak santri.
Kepala SMA Muhammadiyah PK PonpesMU Manafiul Ulum, Ari Rosmawati, menekankan pentingnya kesinambungan pendidikan antara rumah dan pesantren.
“Pendidikan karakter tidak akan berhasil jika hanya diserahkan kepada sekolah atau pesantren. Dukungan, doa, dan keteladanan orang tua di rumah sangat menentukan. Ketika orang tua dan pesantren berjalan seirama, insyaAllah akan lahir generasi yang unggul secara akademik dan kuat secara akhlak,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Mudir PonpesMU Manafiul Ulum, Ustadz Suradi, menegaskan bahwa pesantren adalah mitra strategis orang tua dalam mendidik anak.
“Jika ada komunikasi yang baik, saling percaya, dan saling mendoakan antara wali santri dan pesantren, maka proses pendidikan akan berjalan lebih optimal. Inilah semangat yang terus kami bangun di PonpesMU Manafiul Ulum,” tuturnya.
Pengajian wali santri dilaksanakan setelah Sholat Duhur berjamaah dan berlangsung dengan khidmat hingga selesai. Antusiasme wali santri terlihat dari keseriusan mengikuti materi serta suasana dialogis yang terbangun antara pemateri, pimpinan pesantren, dan wali santri.
Melalui kegiatan ini, PonpesMU Manafiul Ulum Sambi berharap terjalin komunikasi yang semakin erat antara pesantren dan wali santri, sehingga visi mencetak generasi beriman, berilmu, dan berakhlakul karimah dapat terwujud secara bersama-sama.
- Penulis: Nugie
- Editor: Nur Ulfa



Saat ini belum ada komentar