Tanaman median Jalan Yos Sudarso Madiun dekat SPBU Kletak dikeluhkan warga karena dinilai berpotensi mengganggu jarak pandang di titik putar balik.
NEWSTUJUH.COM, MADIUN – Kondisi tanaman di median Jalan Yos Sudarso, tepatnya di sekitar SPBU Kletak, Kota Madiun, menjadi sorotan warga. Vegetasi yang tumbuh tinggi dan rimbun di sejumlah titik dinilai berpotensi membatasi jarak pandang pengendara, terutama saat hendak melakukan putar balik.
Dewi, warga kawasan Kletak, berharap kondisi tersebut segera diperiksa oleh instansi terkait. Menurutnya, tanaman yang terlalu lebat perlu dievaluasi agar tidak mengganggu pandangan pengguna jalan ketika memperhatikan arus kendaraan dari arah berlawanan.
“Kalau tanaman terlalu tinggi dan rimbun, pandangan pengendara bisa tertutup, khususnya pengendara sepeda motor yang hendak putar balik. Kondisi seperti ini perlu diperhatikan supaya pengguna jalan bisa melihat kendaraan yang melintas dengan lebih jelas,” ujar Dewi, Selasa (13/10/2026).
Ia menilai, titik putar balik merupakan bagian jalan yang membutuhkan perhatian khusus karena pengendara harus memastikan kondisi lalu lintas sebelum berpindah jalur. Jarak pandang yang terbatas dikhawatirkan menyulitkan pengendara dalam mengambil keputusan saat arus kendaraan sedang padat.
Selain persoalan tanaman median, warga juga menyampaikan adanya sejumlah insiden kecelakaan di sekitar lokasi tersebut. Informasi awal menyebutkan kejadian yang melibatkan mobil dan sepeda motor, serta kecelakaan antarsepeda motor.
Meski demikian, jumlah kejadian, waktu kecelakaan, dan faktor penyebabnya masih perlu dikonfirmasi melalui keterangan saksi maupun data resmi kepolisian. Belum ada informasi terverifikasi yang memastikan bahwa tanaman median menjadi penyebab langsung insiden-insiden tersebut.
Warga berharap kondisi median jalan tetap mendapat evaluasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan keselamatan lalu lintas. Pemeriksaan lapangan diperlukan untuk mengetahui apakah ketinggian dan kerapatan tanaman benar-benar memengaruhi jarak pandang di area putar balik dekat SPBU Kletak.
Dewi juga meminta Pemerintah Kota Madiun dan Polres Madiun Kota memperhatikan kondisi tersebut. Ia berharap instansi terkait dapat meninjau lokasi dan menentukan langkah penanganan berdasarkan hasil pemeriksaan.
Apabila tanaman terbukti menghalangi pandangan, pemangkasan dinilai dapat menjadi salah satu langkah yang perlu dipertimbangkan. Selain itu, evaluasi terhadap kondisi titik putar balik diharapkan membantu mengidentifikasi potensi kerawanan lalu lintas sehingga upaya pencegahan dapat dilakukan secara tepat.
Penataan tanaman pada median jalan tidak hanya berkaitan dengan keindahan lingkungan perkotaan, tetapi juga perlu memperhatikan fungsi jalan dan keselamatan pengguna. Vegetasi yang terawat serta tidak mengganggu jarak pandang dapat mendukung kenyamanan pengendara saat melintas.
Sementara itu, pihak Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) yang dihubungi oleh Newstujuh belum berhasil dikonfirmasi mengenai kondisi tanaman median Jalan Yos Sudarso di sekitar SPBU Kletak.
Warga berharap instansi berwenang segera melakukan pengecekan agar potensi gangguan jarak pandang dapat ditangani sebelum menimbulkan risiko lebih besar bagi pengguna jalan.













