Pendidikan

Kuliah Sambil Bekerja, Kisah Mahasiswa Unusa Menembus Dunia Profesional

26
×

Kuliah Sambil Bekerja, Kisah Mahasiswa Unusa Menembus Dunia Profesional

Sebarkan artikel ini
UNUSA

NEWSTUJUH.COM, SURABAYA – Toga belum dikenakan, ijazah belum diterima, tetapi sebagian mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) sudah lebih dulu menjalani kehidupan sebagai pekerja. Mereka memasuki dunia profesional ketika proses pendidikan di perguruan tinggi belum sepenuhnya berakhir.

Kondisi itu salah satunya terlihat pada Program Studi D-IV Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Dalam wisuda ke-22 Unusa yang digelar Selasa (19/9/2016) siang, lebih dari 50 persen mahasiswa program studi tersebut tercatat telah bekerja sebelum diwisuda.

Mahasiswa juga dibekali Sertifikat Kompetensi Ahli K3 Muda dari LSP Unusa. Pengalaman kerja sebelum wisuda juga terjadi pada sejumlah program studi lain, termasuk S1 Gizi.

Mahasiswa D-IV K3 Unusa, Zulfi Ahmad Ruhan, merasakan keterkaitan antara materi perkuliahan dengan kebutuhan dunia kerja. Ia menilai sejumlah mata kuliah praktik memberikan pembelajaran yang detail.

“Karena saya aktif di FMK3N (Forum Mahasiswa Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional, red) jadi sering berbagi cerita dengan rekan-rekan dari kampus lain, dan ada beberapa mata kuliah di UNUSA itu tidak ada di kampus lain. Bahkan kampus negeri, jadi saya merasa beruntung bisa masuk di K3 UNUSA,” kata Zulfi.

Zulfi kini bekerja di salah satu perusahaan di Cikarang yang bergerak di bidang keramik dan kaca.

Mahasiswa lainnya, Naufal Bafiq Belvatrivano, menyoroti fasilitas sertifikasi K3 yang diberikan Unusa. Menurut dia, mahasiswa mendapat kemudahan untuk mengikuti ujian sertifikasi tanpa harus mencari fasilitas tersebut di luar kampus.

Bekal itu menjadi bagian dari persiapannya memasuki dunia kerja. Bahkan sebelum memperoleh ijazah, Naufal telah diterima bekerja di salah satu perusahaan batu bara di Kalimantan Utara.

Cerita tentang kuliah dan bekerja secara bersamaan juga datang dari Anis Nailun, wisudawan S1 Gizi Unusa. Sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang S1, Anis merupakan lulusan D3 Gizi Politeknik Kesehatan Surabaya.

Ia kemudian mengambil program alih jenjang S1 Gizi di Unusa. Di tengah perkuliahan, Anis memperoleh kesempatan bekerja sebagai petugas gizi di bawah naungan Pemerintah Kota Surabaya.

Anis mulai bekerja pada Januari 2024. Ia sempat ditempatkan di Puskesmas Krembangan Selatan sebelum mengikuti rolling penempatan dari Dinas Kesehatan dan bertugas di Puskesmas Sidotopo Wetan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *