Pemkab Tulungagung memanfaatkan Jatim Fest 2026 dan EJIF untuk memperluas jejaring kerja sama serta melihat peluang investasi daerah.
NEWSTUJUH.COM, TULUNGAGUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung memanfaatkan gelaran Jatim Fest 2026 sebagai momentum untuk memperluas jejaring kerja sama sekaligus memperkenalkan berbagai potensi daerah kepada pemerintah, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya.
Kegiatan yang berlangsung di Exhibition Hall Grand City Surabaya tersebut digelar mulai 30 September hingga 4 Oktober 2026, sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, hadir dalam kegiatan tersebut didampingi istrinya, Ny. Yuyun Baharudin, Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Selain mengunjungi rangkaian pameran, Ahmad Baharudin juga mengikuti East Java Investment Forum (EJIF) 2026 yang dibuka Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak pada Jumat (2/10/2026).
Menurut Ahmad Baharudin, forum tersebut menjadi ruang strategis bagi pemerintah daerah untuk memperoleh informasi sekaligus melihat peluang kerja sama yang dapat dikembangkan untuk mendukung pembangunan Tulungagung.
“Kehadiran kami di sini adalah untuk membuka peluang kerja sama, mempromosikan potensi daerah, sekaligus menyerap hal-hal positif yang dapat diterapkan untuk kemajuan Tulungagung,” kata Ahmad Baharudin.
Ia menyebut, penguatan investasi daerah tidak cukup hanya dengan menawarkan potensi yang dimiliki. Pemerintah daerah juga perlu menyiapkan berbagai aspek pendukung agar iklim investasi dapat berkembang secara berkelanjutan.
Beberapa aspek yang dinilai penting antara lain perencanaan tata ruang, pengembangan kawasan industri, ketersediaan infrastruktur, hingga penciptaan iklim usaha yang kondusif.
“Langkah itu penting untuk menciptakan ekosistem usaha yang semakin baik, mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka peluang usaha dan lapangan kerja, serta pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Tinjau Stan dan Potensi Daerah
Dalam kesempatan tersebut, rombongan Pemkab Tulungagung juga meninjau sejumlah stan yang menjadi bagian dari Jatim Fest 2026.
Pameran tersebut menampilkan beragam program dan layanan publik, edukasi, promosi potensi daerah, serta berbagai kegiatan hiburan yang melibatkan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya.
Bagi Pemkab Tulungagung, keikutsertaan dalam kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi dan jejaring dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, pemerintah kabupaten/kota lainnya, dunia usaha, serta berbagai pihak yang memiliki kepentingan terhadap pengembangan daerah.
Ahmad Baharudin berharap momentum Jatim Fest dan EJIF 2026 tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui kerja sama konkret yang memberikan manfaat bagi daerah.
“Sinergi lintas sektor diharapkan mampu memperkuat perekonomian daerah, sekaligus mendorong pemanfaatan potensi Tulungagung secara lebih optimal dan berkelanjutan,” pungkasnya.













