PendidikanBerita

Univet Bantara Pamerkan Inovasi Mahasiswa PPG di CFD

7
×

Univet Bantara Pamerkan Inovasi Mahasiswa PPG di CFD

Sebarkan artikel ini
Univet Bantara
Inovasi Univet Bantara (Foto: Ign Widyo, Newstujuh.com)

NEWSTUJUH.COM, SUKOHARJO – Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo memperkenalkan beragam inovasi mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) kepada masyarakat melalui kegiatan Gelar Karya di kawasan Car Free Day (CFD) Sukoharjo dan Wonogiri, Minggu (25/10/2026).

Kegiatan ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menunjukkan kreativitas dalam mengembangkan media pembelajaran, metode pengajaran, hingga alat peraga pendidikan yang dapat diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar.

Penyelenggaraan Gelar Karya di ruang publik juga menjadi upaya Univet Bantara untuk memperluas jangkauan hasil pembelajaran. Dengan demikian, inovasi yang dihasilkan mahasiswa tidak hanya diperkenalkan di lingkungan kampus, tetapi juga dapat dilihat dan dikenal langsung oleh masyarakat.

Rektor Univet Bantara, Prof. Dr. Farida Nugrahani, turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama jajaran pimpinan universitas dan perwakilan Yayasan Pembina Pendidikan Perguruan Veteran (YPPP Veteran) Sukoharjo, di antaranya Bambang Margono dan Sadewo Suharto, serta Wakil Rektor III Univet Bantara.

Farida menjelaskan, pelaksanaan Gelar Karya di luar kampus merupakan bagian dari arahan yang diterapkan pada tahun ini. Kegiatan serupa dapat digelar di berbagai tempat, mulai dari hotel dan sekolah hingga ruang publik yang memungkinkan karya mahasiswa menjangkau lebih banyak orang.

Menurutnya, penyelenggaraan kegiatan di lokasi CFD memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengenal berbagai inovasi pendidikan yang dikembangkan mahasiswa calon guru. Pengunjung juga dapat melihat secara langsung bentuk dan pemanfaatan media pembelajaran yang dipamerkan.

Interaksi antara mahasiswa dan masyarakat diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi calon pendidik. Masukan dari pengunjung dapat menjadi bahan evaluasi untuk menyempurnakan karya agar lebih kreatif, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran.

Selain menekankan pentingnya kreativitas, Farida juga mengingatkan mahasiswa mengenai perlindungan kekayaan intelektual atas karya yang dihasilkan.

Karya mahasiswa yang memenuhi persyaratan dapat diajukan untuk memperoleh perlindungan hak kekayaan intelektual (HKI). Adapun karya yang memiliki unsur kebaruan dan memenuhi ketentuan hukum dapat dipertimbangkan untuk diajukan sebagai paten sesuai peraturan yang berlaku.

Perlindungan tersebut dinilai penting untuk menjaga hak pencipta sekaligus meningkatkan nilai inovasi yang lahir dari lingkungan perguruan tinggi. Kesadaran mengenai HKI juga diharapkan menjadi bagian dari budaya akademik mahasiswa dalam menghasilkan karya yang berkualitas.

Melalui Gelar Karya mahasiswa PPG ini, Univet Bantara berupaya memperkuat hubungan antara dunia pendidikan tinggi dan kebutuhan masyarakat. Perguruan tinggi diharapkan tidak hanya menghasilkan lulusan yang kompeten, tetapi juga mampu menghadirkan gagasan dan inovasi yang memberikan manfaat nyata.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan konsep kampus berdampak, yakni mendorong hasil pendidikan dan kreativitas mahasiswa agar dapat berkontribusi terhadap pengembangan kualitas pembelajaran serta kemajuan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *