NEWSTUJUH.COM, JAKARTA — Polri kembali melakukan rotasi dan mutasi sejumlah perwira sebagai bagian dari dinamika pembinaan organisasi dan karier personel. Dalam mutasi terbaru tersebut, sebanyak 24 perwira menengah (Pamen) berpangkat Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) mendapatkan penugasan baru di lingkungan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.
Mutasi tersebut merupakan bagian dari pergeseran sebanyak 424 Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) Polri.
Kebijakan mutasi itu tertuang dalam tiga Surat Telegram Kapolri, yakni ST/1877/VIII/KEP./2026, ST/1878/VIII/KEP./2026 dan ST/1879/VIII/KEP./2026 yang diterbitkan pada 30 Agustus 2026.
Rotasi tersebut mencakup sejumlah perwira yang sebelumnya menduduki jabatan strategis di tingkat Polda maupun satuan kerja lainnya. Mereka kini ditempatkan pada sejumlah posisi di lingkungan Bareskrim Polri, mulai dari jabatan penyidik, analis kebijakan, hingga posisi struktural lainnya.
Langkah tersebut disebut menjadi bagian dari kebutuhan organisasi sekaligus pembinaan karier personel dengan mempertimbangkan kompetensi, pengalaman dan kebutuhan penugasan.
Berikut daftar 24 Kombes Pol yang mendapatkan penugasan baru di lingkungan Bareskrim Polri:
1. Kombes Pol Robert Da Costa
Jabatan lama: Pengawas Penyidikan Kepolisian Madya TK II Bareskrim Polri.
Jabatan baru: Sespuslabfor Bareskrim Polri.
2. Kombes Pol Kolestra Siboro
Jabatan lama: Kabagkoorprog Rokerma KL Stamaops Polri.
Jabatan baru: Pemeriksa Labfor Kepolisian Madya TK I Bareskrim Polri.
3. Kombes Pol Setyo Koes Heriyanto
Jabatan lama: Kasubdit I Dittipidter Bareskrim Polri.
Jabatan baru: Wadirtipidsiber Bareskrim Polri.
4. Kombes Pol Ferry Irawan
Jabatan lama: Kasubdit IV Dittipidum Bareskrim Polri.
Jabatan baru: Penyidik Tindak Pidana Madya TK I Bareskrim Polri.
5. Kombes Pol Yuan Himawan Sugeha
Jabatan lama: Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri.
Jabatan baru: Kasubdit IV Dittipidum Bareskrim Polri.
6. Kombes Pol Adip Rojikan
Jabatan lama: Pengawas Penyidikan Kepolisian Madya TK II Bareskrim Polri.
Jabatan baru: Penyidik Tindak Pidana Madya TK II Bareskrim Polri.
7. Kombes Pol Yudhis Wibisana
Jabatan lama: Dirreskrimsus Polda Banten.
Jabatan baru: Kasubdit II Dittipidter Bareskrim Polri.
8. Kombes Pol Adi Tri Widiyanto
Jabatan lama: Dirreskrimum Polda Papua Tengah.
Jabatan baru: Penyidik Tindak Pidana Madya TK III Bareskrim Polri.
9. Kombes Pol Arif Budi Winova
Jabatan lama: Irbidjemengarku Itwil I Itwasum Polri.
Jabatan baru: Pamen Bareskrim Polri.
10. Kombes Pol Yuliani
Jabatan lama: Peneliti Ilmu Kepolisian Madya TK II Puslitbang Polri.
Jabatan baru: Pamen Bareskrim Polri.
11. Kombes Pol Tri Laksono
Jabatan lama: Kabagkerma Roops Polda Banten.
Jabatan baru: Pamen Bareskrim Polri.
12. Kombes Pol Mohamad Dadi Bastomi
Jabatan lama: Pamen Bareskrim Polri.
Jabatan baru: Analis Kebijakan Madya Bidang Pidnarkoba Bareskrim Polri.
13. Kombes Pol Muhammad Nur Syam
Jabatan lama: Pamen Bareskrim Polri.
Jabatan baru: Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri.
14. Kombes Pol Erick Frendiz
Jabatan lama: Kapolres Metro Jakarta Utara Polda Metro Jaya.
Jabatan baru: Analis Kebijakan Madya Bidang Pideksus Bareskrim Polri, dalam rangka Dikbangti TA 2026.
15. Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari
Jabatan lama: Kapolres Metro Tangerang Kota Polda Metro Jaya.
Jabatan baru: Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri, dalam rangka Dikbangti TA 2026.
16. Kombes Pol Sumarni
Jabatan lama: Kapolres Metro Bekasi Polda Metro Jaya.
Jabatan baru: Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri, dalam rangka Dikbangti TA 2026.
17. Kombes Pol Furqon Budiman
Jabatan lama: Kabidbangsis Pusiknas Bareskrim Polri.
Jabatan baru: Analis Kebijakan Madya Bidang Iknas Bareskrim Polri, dalam rangka Dikbangti TA 2026.
18. Kombes Pol Hendrik Widyana
Jabatan lama: Kabid Tik Polda Sultra.
Jabatan baru: Kabidbangsis Pusiknas Bareskrim Polri.
19. Kombes Pol Wirdhanto Hadicaksono
Jabatan lama: Dirreskrimsus Polda Jawa Barat.
Jabatan baru: Analis Kebijakan Madya Bidang Pideksus Bareskrim Polri, dalam rangka Dikbangti TA 2026.
20. Kombes Pol Yulian Perdana
Jabatan lama: Dirresnarkoba Polda Sumatera Selatan.
Jabatan baru: Analis Kebijakan Madya Bidang Pidnarkoba Bareskrim Polri, dalam rangka Dikbangti TA 2026.
21. Kombes Pol Idham Mahdi
Jabatan lama: Dirreskrimum Polda DIY.
Jabatan baru: Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri, dalam rangka Dikbangti TA 2026.
22. Kombes Pol Suratno
Jabatan lama: Dirreskrimsus Polda Sulawesi Tengah.
Jabatan baru: Analis Kebijakan Madya Bidang Pidter Bareskrim Polri, dalam rangka Dikbangti TA 2026.
23. Kombes Pol Edy Wahyu Susilo
Jabatan lama: Dirreskrimsus Polda Maluku Utara.
Jabatan baru: Analis Kebijakan Madya Bidang Pidter Bareskrim Polri, dalam rangka Dikbangti TA 2026.
24. Kombes Pol Wiwin Firta
Jabatan lama: Pamen Bareskrim Polri.
Jabatan baru: Analis Kebijakan Madya Bidang Pidnarkoba Bareskrim Polri, dalam rangka Dikbangti TA 2026.
Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam mutasi tersebut adalah pergeseran sejumlah perwira yang sebelumnya menjalankan tugas di tingkat kewilayahan ke lingkungan Bareskrim Polri.
Beberapa di antaranya sebelumnya menjabat sebagai Direktur Reserse Kriminal Khusus, Direktur Reserse Kriminal Umum maupun Direktur Reserse Narkoba pada sejumlah Polda.
Di posisi barunya, para perwira tersebut akan menjalankan tugas sesuai dengan jabatan dan bidang penugasan masing-masing di lingkungan Bareskrim Polri.
Bareskrim Polri sendiri memiliki posisi strategis dalam struktur penegakan hukum Polri, terutama dalam penanganan berbagai tindak pidana yang menjadi kewenangan tingkat pusat serta perkara tertentu yang memiliki cakupan dan kompleksitas lebih luas.
Rotasi dan mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Kebijakan tersebut tidak hanya berkaitan dengan pergantian jabatan, tetapi juga menjadi instrumen dalam pembinaan karier, penyegaran organisasi serta pemenuhan kebutuhan personel.
Dengan adanya penempatan baru tersebut, perhatian publik selanjutnya akan tertuju pada bagaimana para perwira menjalankan amanah di posisi masing-masing.
Profesionalisme, integritas, transparansi dan kualitas penegakan hukum menjadi sejumlah aspek yang akan terus menjadi perhatian masyarakat.
Publik tentu berharap setiap rotasi benar-benar berorientasi pada penguatan institusi, peningkatan kualitas pelayanan dan penegakan hukum yang berkeadilan.
Baca Juga : 1.750 Pesilat Ramaikan Piala Panglima TNI 2026 di Solo
Pergantian jabatan pada akhirnya bukan sekadar persoalan siapa menempati posisi tertentu, tetapi juga bagaimana jabatan tersebut dijalankan untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri.












