Beritaperistiwa

Diduga Keracunan MBG, Ratusan Anak TK Bawang Jateng Dilarikan ke Puskesmas

322
×

Diduga Keracunan MBG, Ratusan Anak TK Bawang Jateng Dilarikan ke Puskesmas

Sebarkan artikel ini
MBG
Sejumlah ambulans terlihat hilir mudik mengangkut pasien di tengah kepadatan lalu lintas. Pemandangan tersebut terjadi saat proses penanganan warga yang diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Rabu sore (Foto : Kontributor Yus, Newstujuh.com)

Ratusan anak TK dan SD di Kecamatan Bawang, Batang, diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi menu MBG. Korban mendapat perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan.

NEWSTUJUH.COM, BATANG – Dugaan keracunan setelah mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Rabu (23/9/2026).

Ratusan siswa dirujuk ke sejumlah fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis. Puskesmas Bawang menjadi salah satu lokasi yang dipenuhi pasien hingga terjadi antrean panjang. Sebagian pasien kemudian dirujuk ke RSUD Batang, RSUD Limpung, dan RS QIM.

Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah ambulans hilir mudik mengangkut warga yang mengalami keluhan kesehatan hingga Rabu sore.

Peristiwa tersebut turut berdampak pada kegiatan di sejumlah lembaga pendidikan, di antaranya SD Negeri 3 Bawang, SD Pasusukan, TK PAUD Al Ikhlas, TK PAUD Harapan Bunda, dan TK Pertiwi.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, para korban sebelumnya mengonsumsi menu MBG yang didistribusikan salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada Selasa (22/9/2026). Keluhan kesehatan mulai dirasakan pada malam hari dan berlanjut hingga Rabu.

Sejumlah pasien kemudian mendapatkan perawatan di beberapa rumah sakit karena kondisi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Salah seorang warga setempat, Juwaihir, mengatakan keluhan kesehatan mulai dirasakan sejak Selasa. Menurutnya, jumlah warga yang mendatangi fasilitas kesehatan meningkat sejak Selasa malam hingga Rabu.

“Kejadian itu sebenarnya dari kemarin. Baru tadi malam ada siswa dan orang tua yang masuk puskesmas,” kata Juwaihir saat ditemui di lokasi, Rabu (23/9/2026).

Dugaan sementara mengarah pada makanan yang dipasok dari dapur SPPG di Desa Bawang. Namun, penyebab pasti keluhan kesehatan tersebut belum dapat dipastikan.

Baca juga : 

231 Siswa Pati Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sejumlah warga menyebut menu berbahan telur diduga berkaitan dengan munculnya keluhan kesehatan. Kendati demikian, dugaan tersebut masih memerlukan pembuktian melalui pemeriksaan dan uji laboratorium terhadap sampel makanan.

Sekretaris Desa Pasusukan, Ahmadi, menyampaikan bahwa pendataan jumlah warga yang mengalami keluhan masih berlangsung. Data korban juga dinilai masih dinamis karena proses pendataan dilakukan di sejumlah fasilitas kesehatan.

Korban yang mendapat perawatan tidak hanya berasal dari kalangan siswa. Sejumlah orang tua juga dilaporkan mengalami keluhan setelah mengonsumsi sisa makanan MBG yang dibawa pulang ke rumah.

Hingga berita ini ditulis, jumlah pasti korban serta penyebab kejadian masih menunggu hasil pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut dari pihak terkait.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *