Beritaperistiwa

231 Siswa Pati Diduga Keracunan Usai Santap MBG

357
×

231 Siswa Pati Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sebarkan artikel ini
231 siswa Pati diduga keracunan MBG
Terlihat siswa yang diduga keracunan MBG mendapatkan perawatan intensif (Foto: Nugie, Kontributor Newstujuh.com, Jateng)

NEWSTUJUH.COM, PATI – Sebanyak 231 siswa di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mengalami keluhan kesehatan setelah menyantap makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Keluhan tersebut membuat operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gembong 1 dihentikan sementara.

Para siswa diketahui mengonsumsi makanan MBG pada Selasa (8/9/2026). Keluhan kesehatan mulai dirasakan pada malam hari dan berlanjut hingga Rabu (9/9/2026).

Gejala yang dialami antara lain pusing, mual, mulas, diare, serta gangguan pada pencernaan. Siswa yang mengalami keluhan berasal dari sejumlah sekolah di Kecamatan Gembong.

Data sementara mencatat, siswa terdampak paling banyak berasal dari MTs Negeri 3 Pati sebanyak 127 orang dan SMP Negeri 1 Gembong sebanyak 103 orang. Selain itu, satu siswa MTs Mambaul Ulum juga dilaporkan mengalami keluhan serupa.

Banyaknya siswa yang membutuhkan pertolongan medis membuat puluhan ambulans dikerahkan untuk melakukan evakuasi ke sejumlah fasilitas kesehatan.

Di Puskesmas Gembong, sebanyak 92 siswa mendapatkan penanganan. Dari jumlah tersebut, enam siswa harus menjalani rawat inap, sedangkan 86 lainnya mendapatkan perawatan jalan.

Sementara itu, 98 siswa dibawa ke RSUD RAA Soewondo Pati. Sebanyak 41 siswa lainnya mendapat penanganan di RS Mitra Bangsa. Dari jumlah tersebut, lima siswa menjalani rawat inap dan 36 siswa diperbolehkan menjalani rawat jalan.

Ketua Satgas MBG Pati, Risma Ardhi Chandra, mengatakan proses penanganan dilakukan bersama Dinas Kesehatan dan sejumlah instansi terkait.

Menurutnya, ambulans disiapkan untuk mempercepat proses evakuasi siswa yang membutuhkan pertolongan medis. Tim dokter dari Polres Pati juga turut diterjunkan untuk membantu penanganan.

“Kami mengirimkan ambulans dan dari Polres sudah mengirimkan dokter,” ujar Chandra.

Baca juga : 27 Siswa SDN 02 Kanigoro Kota Madiun Diduga Keracunan MBG

Sementara itu, Kepala MTs Negeri 3 Pati, Zaenal Arifin, menyebut terdapat 120 siswa dan 27 guru dari sekolah tersebut yang mengalami gejala keracunan dan kini mendapat penanganan medis.

“Ada 120 siswa dan 27 guru yang mengalami gejala keracunan saat ini dirawat di puskesmas dan RSUD,” kata Zaenal.

Setelah menerima laporan mengenai banyaknya siswa yang mengalami keluhan, pihak sekolah langsung berkoordinasi dengan tenaga medis dari Puskesmas Gembong.

Zaenal mengatakan sejumlah siswa mengalami kondisi cukup memprihatinkan, terutama keluhan berupa sakit pada bagian perut.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, Luki Pratugas Narimo, mengatakan pihaknya masih melakukan penanganan dan pemantauan terhadap siswa yang mengalami gangguan kesehatan tersebut.

“Kami masih melakukan pemantauan terhadap proses evakuasi dan penanganan para siswa,” ujarnya.

Menurut Luki, petugas kesehatan masih melakukan pemantauan terhadap kondisi para siswa di sejumlah fasilitas kesehatan. Sementara itu, penyebab pasti munculnya keluhan kesehatan tersebut masih dalam proses penelusuran.

Dugaan sementara mengarah pada makanan yang dikonsumsi dalam program MBG. Namun, kepastian penyebab baru dapat diketahui setelah proses pemeriksaan dan penyelidikan selesai dilakukan.

Penghentian sementara operasional SPPG Gembong 1 dilakukan sebagai langkah antisipasi agar tidak muncul korban baru selama proses penelusuran terhadap makanan yang dibagikan kepada para siswa berlangsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *