Pemerintahan

Buka IGIC 2026, Menag Tegaskan Peran Imam Sebagai Duta Perdamaian Dunia

12
×

Buka IGIC 2026, Menag Tegaskan Peran Imam Sebagai Duta Perdamaian Dunia

Sebarkan artikel ini
Menag

Ia menambahkan, kerja sama tersebut penting untuk memperkuat rasa persaudaraan kemanusiaan. Menag bahkan memperkenalkan gagasan _ukhuwah makhluqiyah_, yakni persaudaraan sebagai sesama makhluk.

“Bahkan ada satu ukhuwah selain _ukhuwah basyariyah, ukhuwah wathaniyah,_ dan _ukhuwah Islamiyah_. Ada satu konsep _ukhuwah_ yang lain mungkin perlu kita kembangkan, _ukhuwah makhluqiyah._ Persaudaraan kita sebagai sesama makhluk,” jelasnya.

IGIC 2026 mempertemukan para pemimpin keagamaan dari berbagai negara untuk membahas kontribusi kepemimpinan agama terhadap persoalan kemanusiaan dan perdamaian global.

Ketua Panitia IGIC 2026, M Sabilul Alif, menyampaikan bahwa hingga pembukaan kegiatan, terkonfirmasi hadir, 49 delegasi internasional dari 39 negara. Para delegasi terdiri atas Grand Imam, Grand Mufti, serta tokoh agama dari berbagai kawasan dunia.

“Hari ini telah terkonfirmasi 49 delegasi internasional dari 39 negara yang terdiri atas para Grand Imam, Grand Mufti, serta tokoh agama dari berbagai kawasan dunia,” jelasnya.

Kehadiran para pemimpin agama tersebut menjadi bagian dari upaya membangun pertukaran gagasan dan pengalaman lintas negara mengenai peran keagamaan dalam merespons tantangan global.

IGIC 2026 berlangsung dari 25–28 September 2026. Konferensi imam besar berskala dunia kali pertama ini mengusung tema “Masjid Harmony, Religious Diplomacy, and Global Peace”. Dalam konferensi ini, para peserta akan membahas peran masjid dalam membangun harmoni, diplomasi keagamaan, perdamaian global, serta potensi ekonomi kemasjidan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *